SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Gelaran Grebeg Suro tahun 2024 kali ini bakal dipersiapkan meriah yang akan berlangsung pada 27 Juni hingga 6 Juli 2024 di Alun-alun Kabupaten Ponorogo dengan diperkirakan menelan anggaran hingga Rp 5,6 miliar.
Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko menjelaskan, event tahunan ini bakal digelar nyaris tanpa Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Suntikan APBD tak sampai Rp 500 juta, sedangkan dana yang diperlukan Rp 5 miliar lebih.
Baca juga: Kenaikan Harga Oli Resahkan Pemilik Bengkel hingga Konsumen di Ponorogo
“Berbeda dengan sebelumnya, gelaran Grebeg Suro tahun ini nyaris tanpa membebani APBD, ya tagline -nya kita rubah yang lebih keren -lah. Nanti akan diumumkan” ujarnya, Rabu (29/05/2024).
Bahkan, tahun ini, Grebeg Suro tidak hanya menawarkan Expo, Festival Reog Remaja, dan Festival Reog Nasional, tetapi juga akan menghadirkan pertunjukan Reog dari mancanegara, maka posisi Ponorogo dalam peta pariwisata budaya global akan semakin baik, serta pihak-pihak yang akan mendukung event ini. Ada sponsorship, pelaku UMKM dan sebagainya.
Baca juga: Genjot PAD, Pemkab Ponorogo Optimalisasi Sektor Pariwisata Lewat Grebeg Suro
“Sehingga tercipta simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan. Ada efek domino -nya (perputaran perekonomian) dari setiap rangkaian kegiatan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Disbudparpora Ponorogo, Sarwo Judha Slamet Edhie mengatakan, dengan tanpanya APBD, Grebeg Suro tetap terlaksana dan terselenggara.
Baca juga: Kewalahan Jual Dagangan, Harga Bawang Putih di Ponorogo Tembus Rp38 Ribu per Kg
Sebagai informasi, event Grebeg Suro 2024 akan digelar pada pertengahan Juni dengan semaan Al-quran. Kemudian ada Festival Nasional Reog Ponorogo dan berakhir pada tutup bulan Suro.
Lalu, kurang lebih akan ada 30 serangkaian kegiatan dalam perayaan Grebeg Suro. Kurang lebih akan berlangsung satu bulan penuh. Tentunya mengangkat kesenian, budaya, agama dan hobby. png-01/dsy
Editor : Desy Ayu