Penjualan Hewan Kurban di Pasar Hewan Muning Meningkat 20%

surabayapagi.com
ilustrasi. Penjualan hewan kurban di Pasar Hewan Muning, Kelurahan Bandar Kidul, Mojoroto, Kota Kediri. SP/ KDR

SURABAYAPAGI.com, Kediri - Empat hari menjelang Hari Raya Idul Adha, kenaikan sirkulasi penjualan hewan kurban di Pasar Hewan Muning, Kelurahan Bandar Kidul, Mojoroto semakin meningkat hingga 20 persen.

Menurut Perumda Pasar Jayabaya, puncak aktivitas jual beli diprediksi akan terjadi Jumat (14/06/2024), karena pasar hewan di Kota Kediri menjadi satu-satunya pasar hewan yang beroperasi.

Baca juga: DPRD Kota Kediri Ingin Aturan Perubahan Jalan Stasiun Kediri Tetap Menguntungkan Masyarakat

“Kalau Wage di beberapa daerah sama (juga beroperasi, Red) seperti di Ngadiluwih dan Gringging. Tapi kalau Pahing, pasar ini sendiri yang beroperasi. Makanya ramai,” ujar Direktur Utama (Dirut) Perumda Pasar Jayabaya Djauhari Lutfi, Kamis (13/06/2024).

Bahkan, sebelumnya sempat ramai, Pasar Hewan Muning bisa menampung hingga 1.000 ekor kambing dan 500 ekor sapi.

“Memang ada peningkatan penjualan. Tapi harga stabil ya. Tidak naik. Kalau dibandingkan tahun lalu masih stabil. Sekitar Rp 3,5 sampai Rp 5 juta untuk kambing. Untuk sapi sekitar Rp 20 sampai Rp 35 juta,” imbuhnya lagi.

Sebagai informasi, Pasar Hewan Muning di Kota Kediri itu beroperasi setiap dua kali seminggu. Yakni setiap pasaran Wage dan Pahing. Rata-rata, Pasar Hewan Muning lebih banyak dikunjungi setiap Pahing.

Baca juga: Tumbuhkan Motivasi Wali Kota Kediri Ajak Ribuan Anggota Kopri dan PGRI Ikut Olah Ragah Jalan Sehat

Sedangkan Jumat (14/06/2024) jatuh pada pasaran Pahing sekaligus operasional terakhir sebelum Hari Raya Idul Adha Senin (17/06/2024) depan. Banyak peternak hewan kurban sapi dan kambing yang ketiban berkah rejeki jelang Hari Raya Idul Adha tersebut.

Salah satu pedagang kambing, Jamingan (52) mengatakan, penjualan semakin meningkat sejak sepekan sebelum Hari Raya Idul Adha. Sekali berjualan di pasar hewan, tujuh ekor kambing bisa terjual. Dirinya menjual berbagai jenis kambing. Mulai dari Ras Jawa, Boer, hingga Peranakan Etawa.

“Mulai ramai ini. Untuk harganya dari Rp 2,5 juta sampai Rp 7 juta ada. Saya mendatangkan dari kampung sini saja, dalam kota,” tandasnya.

Baca juga: Napak Tilas Jejak Pahlawan Panglima Besar Jenderal Soedirman, Mbak Wali Ajak Generasi Muda Hidupkan Semangat Juang

Lebih lanjut, bahkan menurut Peternak asal Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri itu mengungkap, jika penjualan lebih ramai di tahun lalu. Sebab, momentum Idul Adha tahun ini bertepatan dengan penerimaan peserta didik baru (PPDB).

“Musim bayar sekolah ini. Jadi penjualan agak turun,” pungkasnya. kdr-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru