SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Irfan Setiaputra mengatakan bahwa maskapainya telah menurunkan harga tiket pesawat domestik di beberapa rute, hari, dan jam tertentu.
Pernyataan itu disampaikan Irfan dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Rabu (3/7), menanggapi keluhan masyarakat dan para pejabat terkait harga tiket pesawat yang masih mahal.
Baca juga: Peringati HUT RI ke-80, Kolaborasi Elumor dan Garuda Indonesia Hadirkan Pengalaman Berkesan
“Kami memang awalnya tetap bertahan. Saya bilang selama bos saya langsung, pak menteri, tidak meminta kami untuk menurunkan harga, saya enggak mau dengar yang lain, tetapi ini kan juga suara masyarakat,” kata Irfan.
Ia menjelaskan bahwa penurunan harga Garuda Indonesia berlaku untuk penerbangan di hari dan jam tertentu.
Baca juga: Prabowo Beli 50 Unit Boeing 777, untuk Besarkan Garuda
Contohnya, tiket kelas ekonomi ke Bali yang biasanya Rp1,9 juta, turun menjadi Rp1,3 juta untuk penerbangan pada Minggu dan Rp1,3 juta untuk penerbangan pulang pada Kamis. Harga untuk hari lain tetap Rp1,9 juta.
Garuda Indonesia juga akan meluncurkan kampanye Best Time to Go to Bali atau waktu terbaik untuk ke Bali, untuk mendorong masyarakat untuk terbang ke Bali pada Minggu dan pulang pada Kamis.
Baca juga: Garuda Indonesia - Pelita Air Merger, Diakui Erick Thohir
“Kami juga sedang melakukan kerja sama dengan beberapa hotel untuk memberikan diskon khusus untuk penumpang Garuda yang datang hari Minggu, pulang hari Kamis,” ucap Irfan.
Saat ini, Garuda Indonesia memiliki 71 pesawat yang terdiri dari 41 berbadan kecil dan 30 berbadan lebar.
Editor : Moch Ilham