SURABAYAPAGI.com, Bondowoso - Masa libur sekolah di tahun 2024, dimanfaatkan kebanyakan keluarga untuk menikmati liburan bersama. Salah satunya di sejumlah objek wisata di Bondowoso, yang selama momen tersebut mengalami peningkatan pengunjung yang signifikan hingga 80 persen.
"Selama masa liburan sekolah peningkatannya hingga delapan puluh persen," jelas Kabid Pariwasata Dinas Parbudpora Bondowoso, Dwi Sri Wahyuni, Minggu (14/07/2024).
Baca juga: Ranu Sentong Bakal Jadi Destinasi Wisata Ekologis Baru di Probolinggo
Tujuan utama para wisatawan tersebut memang ke wisata favorit Kawah Ijen. Namun banyak pula yang langsung berkunjung ke obyek wisata sekitarnya. Selain wisatawan domestik berasal dari daerah sekitar dan regional, juga berasal dari mancanegara.
"Rata-rata mereka berkunjung didampingi orang tuanya. Kalau yang remaja atau pelajar SMA biasanya bersama teman sebayanya," ujar Yuni, sapaan karibnya.
Baca juga: Menara Air Randu Pangger Bakal Jadi Destinasi Wisata Baru Berbasis Sejarah dan Edukasi
Kawasan penyangga Kawah Ijen yang ada di sekitar lokasi di antaranya Kawah Wurung, Kalipait, Pemandian Air Panas dan Air Terjun Belawan, Aliran Black Lava Plalangan, serta beberapa kawasan lainnya.
Dia menambahkan per tanggal 12 Juli 2024 Badan Geologi memang mengeluarkan surat edaran tentang peningkatan status Kawah Ijen dari normal ke waspada. Artinya, untuk sementara Kawah Ijen tak boleh didekati pada radius 1,5 KM.
Baca juga: Pantai Parang Dowo di Malang Suguhkan Karang Besar hingga Gua-gua Kecil yang Masih Asri
"Wisatawan yang sudah terlanjur datang mau ke Kawah Ijen bisa mengalihkan kunjungan ke obyek-obyek yang ada di sekitarnya," tandas Dwi Sri Wahyuni.
Sebagai informasi, masa libur sekolah dari SD hingga SMA di Jawa Timur berlangsung 24 Juni hingga 13 Juli 2024. Masa itu dimanfaatkan para siswa, baik secara perorangan maupun didampingi orang tua untuk berlibur ke obyek-obyek wisata. bd-01/dsy
Editor : Desy Ayu