SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Pabrikan yang dikenal dengan logo kepala singa, Proton kabarnya akan melakukan ekspansi global besar-besarnya, dengan menyasar salah satunya pasar Inggris dan Australia. Selain itu, juga pasar setir kanan di seluruh Asia dan Afrika Selatan, Minggu (11/08/2024).
Melalui investasi ini, Proton akan memiliki sarana untuk kembali ke pasar yang sebelumnya telah ditinggalkan, sekaligus memasuki pasar baru. Sekaligus untuk meningkatkan penjualan global Proton secara signifikan.
Baca juga: Motor Adventure KLE500 Makin Tangguh, Cocok untuk Touring di Medan Berat
Sayangnya, informasi mengenai kembalinya Proton ke pasar Inggris masih belum diungkapkan. Namun, pabrikan tersebut mengonfirmasi bahwa pasar ekspor utama akan tercapai pada akhir dekade ini.
Baca juga: Transmisi Otomatis Bermasalah, Toyota Diadang Gugatan Massal di Amerika Serikat
Sebagai informasi, Proton pernah menjajaki pasar Inggris dari tahun 1989 hingga 2014. Pada tahun lalu, Geely mengumumkan rencana untuk berinvestasi hingga 3,5 miliar poundsterling (sekitar Rp 71 triliun) dalam pengembangan Automotive Hi-Tech Valley (AHTV).
Sementara itu, Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menyebutkan bahwa angka investasi sebenarnya hampir mencapai 7,9 miliar poundsterling (sekitar Rp 160,4 triliun).
Baca juga: Usung 4 Motor, SUV Offroad Listrik Hongqi Tertangkap Kamera Uji Coba di Musim Dingin
Sedangkan diketahui juga, saat ini Proton menjual empat model yang berbasis dari sejumlah model Geely, seperti X50 diambil dari Binyue, X70 dari Boyue, X90 dari Haoyue, dan S70 dari Emgrand. Proton juga telah mendirikan merek EV terbarunya bernama e:MAS. Model pertama yang akan diluncurkan ialah e:MAS 7 yang diambil dari SUV Geely Galaxy E5. jk-01/dsy
Editor : Desy Ayu