SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Ditengah musim kemarau, tidak semuanya menjadi bencana. Kali ini petani petai di wilayah Situbondo, Jawa Timur sedang sumringah. Pasalnya, harga per kilogram (Kg) petai mencapai Rp 25 Ribu.
“Harga petai tembus hingga sebesar Rp25 ribu, untuk petai super. Sedangkan petai biasa harganya Rp 20 ribu per kilogram,” jelas Yahya, salah seorang tengkulak petai di Situbondo, Senin (28/10/2024).
Baca juga: Rumah Warga di Situbondo Kebanjiran Gegara Luapan Sungai Lubawang
Melambungnya harga petai tersebut mengingat dalam satu pohon, bisa menghasilkan dua kwintal petai. Sehingga tidak heran harganya membuat petani petai sumringah.
Baca juga: Luapan Banjir Bandang Sungai Lubawang Terjang 7.435 Rumah di Situbondo
Lebih lanjut, masih menurut Yahya, panen petani tersebut bahkan dapat dipanen berulang kali, dalam satu kali panen pohon petai berukuran raksasa bisa mencapai berat 1 kwintal.
“Kalau harga satu kilogram tembus Rp 25 ribu, namun jika dalam satu kwintal harganya mencapai Rp 2 juta lebih. Kalau dua kali panen ya lumayan,” bebernya.
Baca juga: Diterjang Angin Puting Beliung Disertai Hujan Deras, Puluhan Rumah di Situbondo Rusak Parah
Namun, harga petai bisa anjlok saat musim hujan, mengingat kualitas petai jelek. Harga petai dikatakan anjlok saat harganya dibawah Rp 10 ribu. “Harga petai biasanya murah saat musim hujan akibat kualitas yang jelek , bisa juga saat memasuki musim panen raya,” pungkasnya. st-01/dsy
Editor : Desy Ayu