Usulkan Anggaran Rp 8,1 Miliar, Pemkab Ponorogo Bakal Perbaikan Tanggul Jebol

surabayapagi.com
Kondisi banjir bandang yang melanda wilayah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur akhir Desember 2024. SP/ PNG

SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Dalam rangka perbaikan sembilan titik tanggul jebol akibat banjir yang terjadi pada Desember tahun lalu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo mengusulkan anggaran Rp 8,1 miliar kepada Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Ketua Komisi D DPRD Jawa Timur, Abdul Halim mengungkap, jika dana tersebut direncanakan berasal dari alokasi Belanja Tidak Terduga (BTT) Pemprov Jawa Timur.

Baca juga: Tekan Harga Anjlok, Pemkab Ponorogo Dorong ASN Borong Telur Peternak Lokal

"Usulan itu disampaikan Pemkab Ponorogo dalam rapat bersama DPR RI dan DPRD Provinsi Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Alokasi ini memang menjadi domain Pemprov, dan jika disepakati, akan kami dorong agar segera ditangani," jelas Halim, Selasa (14/01/2025).

Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari Komisi V, Ali Mufti, mengusulkan pembangunan embung sebagai salah satu langkah strategis untuk mengatasi banjir yang kerap melanda Ponorogo, dalam jangka panjang. Embung tersebut, selain menjadi penampung air hujan, juga berfungsi sebagai irigasi dan pengendali aliran sungai. 

Baca juga: Upayakan Serapan APBD, Ponorogo Kebut Percepatan Realisasi Pembangunan

"Meski sudah ada Waduk Bendo di Kecamatan Sawoo, embung tambahan diperlukan untuk meminimalisasi banjir," ujarnya.

Diketahui, dari sembilan titik tanggul yang akan diperbaiki, dua lokasi membutuhkan anggaran terbesar, yakni, tanggul di aliran anak Sungai Keang, Kelurahan Brotonegaran, dengan kebutuhan Rp 1,5 miliar.

Baca juga: Disorot BPK, Pemkab Mulai Kaji Ulang Anggaran Rp6 Miliar Monumen Reog Ponorogo

Lalu, untuk tanggul di Dukuh Doplang, Desa Bajang, Kecamatan Balong, juga dengan anggaran Rp 1,5 miliar. Perbaikan tanggul ini diharapkan dapat mengurangi risiko banjir di Ponorogo pada masa mendatang. pn-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru