SURABAYAPAGI.com, Jakarta - Seiring waktu, tren baru menunjukkan perubahan signifikan di mana mobil-mobil Ferrari yang identik dengan pelanggan eksklusif yang telah mapan dan menikmati masa pensiun, kini justru makin digemari kaum generasi muda.
Fenomena tren tersebut mencerminkan pergeseran pasar yang cukup drastis bagi merek yang selama ini dikenal sangat selektif. Pasalnya, menurut data terbaru dari Maranello mengungkapkan bahwa 40 persen pembeli Ferrari saat ini berusia di bawah 40 tahun. Angka ini mengalami lonjakan 10 persen dibandingkan 18 bulan lalu.
Baca juga: Bukan Dicuri, Hilangnya Lampu Lalin di Perak Timur Gegara Kejatuhan Dahan Pohon
“Saya tidak tahu bagaimana dengan merek lain, tapi bagi kami ini adalah pencapaian besar, berkat kerja keras tim,” ujar CEO Ferrari, Benedetto Vigna, Rabu (19/03/2025).
Di tengah meningkatnya minat pelanggan muda, Ferrari juga bersiap memasuki era elektrifikasi. Produsen mobil sport asal Italia ini akan meluncurkan mobil listrik pertamanya pada 9 Oktober mendatang, bersama lima model baru lainnya.
Baca juga: Viral! Belasan IRT Surabaya Tertipu PO Sembako Fiktif, Kerugian Ditaksir Capai Rp1,5 Miliar
Model-model tersebut mencakup mesin pembakaran internal, hybrid, serta kendaraan listrik sepenuhnya, menunjukkan komitmen Ferrari dalam merespons perubahan industri otomotif.
Meski demikian, salah satu prinsip utama Ferrari adalah menjaga eksklusivitas dengan membatasi produksi. Strategi ini tetap dipertahankan. Pihaknya juga tetap menunggu bagi pelanggan berusia 78 tahun yang ingin menikmati sisa hidupnya, maupun mereka yang berusia 37 tahun yang ingin mendapat kunci Ferrari sebelum ulang tahunnya yang ke-40.
Baca juga: Viral, Muncul Lubang Besar di Belakang Rumah Warga Pasca Hujan Deras
“Seorang klien berusia 78 tahun berkata kepada saya, ‘Saya tidak bisa menunggu dua tahun.’ Saya menjawab, ‘Itulah motivasi Anda,’” ujar Vigna.
Dengan semakin banyaknya anak muda yang tertarik memiliki Ferrari, serta inovasi yang terus berkembang, masa depan merek legendaris ini semakin menarik untuk diikuti dan diminati. jk-03/dsy
Editor : Desy Ayu