SURABAYAPAGI.COM, Jakarta – Laga matchday ke-8 Grup C Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Tim Garuda yang akan menjamu Timnas Bahrain, menjadi penentuan bagi Timnas Indonesia. Laga ini menjadi laga penting, yakni wajib menang, bila ingin menjaga asa peluang lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. Sekaligus laga ‘rematch’ dan harga diri yang pada laga pertama di Bahrain, Timnas Indonesia ‘dikerjai’ oleh tuan rumah yang berujung hasil imbang 2-2.
Namun, menatap laga melawan Bahrain, kepercayaan para pemain Timnas Indonesia, sedang kalut. Pasalnya, Jay Idzes Dkk harus takluk dengan skor telak 1-5 dari Australia. Apalagi laga itu merupakan laga debut bagi Patrick Kluivert sebagai pelatih menggantikan Shin Tae-yong.
Baca juga: Bajul Ijo Diunggulkan Menang Tipis
Tak heran, publik pecinta sepakbola Indonesia, mulai pesimis dengan langkah Indonesia untuk melaju ke Piala Dunia 2026.
Meski bermain di Stadion Gelora Bung Karno, para pecinta sepakbola Indonesia cenderung, Patrick Kluivert belum mampu mengembalikan kepercayaan fans Garuda, yang sudah terlanjur ‘cinta mati’ dengan STY.
Tak heran, ada beberapa prediksi di media sosial, yang meramal, Tim Garuda diprediksi sulit meraih kemenangan atas Bahrain, meski bermain di 80.000 pendukung sendiri.
Ini setelah akun Instagram @_football.predictions, memberikan prediksi pertandingan menjagokan Bahrain menang 2-1 atas Indonesia. Menurutnya tim tamu akan mengandalkan serangan balik, sekaligus meredam lini serang Garuda di sepertiga akhir lapangan.
"Ketergantungan Kluivert terhadap penguasaan bola bagi Indonesia, tim yang sebelumnya memainkan serangan balik, meninggalkan banyak ruang di belakang karena lini pertahanan mereka kesulitan dengan perubahan taktik yang mendadak," tulis akun @_football.predictions.
"Bahrain, yang sangat baik dalam serangan balik, memanfaatkan hal ini dengan kecepatan, mencetak dua gol, sementara Indonesia hanya menghasilkan satu gol dengan sepertiga ruang akhir yang terbatas," akun dengan pengikut hampir mencapai 29 ribu followers ini mengungkapkan.
Taktik Kluivert Berbeda dengan STY
Menurut akun @_football.predictions, Pola permainan Indonesia berubah di tangan pelatih anyar Patrick Kluivert. Juru taktik Belanda ini mencoba memainkan permainan terbuka dan menyerang saat menghadapi Australia.
Taktik Kluivert justru menjadi bumerang. Meski menguasai statistik pertandingan, Indonesia justru kebobolan lima gol dari Australia yang bermain disiplin dan mengandalkan serangan balik cepat.
Hal ini berbeda saat Garuda masih dilatih Shin Tae-yong (STY), yang cenderung bermain efektif saat laga away ke kandang Bahrain, dengan melepaskan 5 tembakan, dan bermain counter attack.
Bursa Taruhan
Meski begitu, bursa taruhan, masih menempatkan Tim Garuda berada posisi yang diunggulkan. Meski terbilang tipis. Mengutip dari laman Asianbookie.com, anak asuh Patrick Kluivert ini diunggulkan dengan handicap alias voor-vooran 1/4 bola ke Bahrain.
Artinya, bursa taruhan di Asianbookie, melihat, Indonesia bisa meraih kemenangan tipis atas Bahrain.
Bahkan, peluang koefisien dari Asianbookie beri, perbedaannya, Indonesia diberi koefisien 1.975 sedangkan Bahrain sebagai tim tamu, diberi koefisien 1.925.
Nah, hampir sama dengan bursa taruhan dari rumah judi dari Inggris, Bet365, yang sama-sama menempatkan Timnas Indonesia diunggulkan tipis.
Baca juga: Gol Solo Run Rachmat Irianto, Hancurkan PSIM
Peluang koefisien yang diberikan Bet365 kepada Tim Garuda, yakni 2.10, sedangkan untuk Bahrain, koefisiennya diberikan 3.60. Tak jauh berbeda dengan Asianbookie.com. Bahkan, peluang imbang juga favorit, yakni koefisien 3.25.
Artinya, Timnas Indonesia pada laga Selasa malam nanti, wajib menang, baik untuk menjaga asa peluang lolos ke putaran final Piala Dunia 2026, juga mengembalikan kepercayaan publik terhadap kinerja pelatih Patrick Kluivert. Selain juga harga diri dan revans saat bermain di Rifa, Bahrain, Oktober 2024 lalu.
Buka Peluang Rotasi Pemain
Untuk meracik strategi agar bisa meraih kemenangan, pelatih Patrick Kluivert juga buka peluang melakukan rotasi dan perubahan skuad. Selain absennya Mees Hilgers yang cedera dan harus kembali ke klubnya di FC Twente. Posisi penjaga gawang, Emil Audero, kiper Palermo FC berpeluang debut di Timnas Indonesia menggantikan Maarten Paes, yang kemungkinan diistirahatkan.
Selain itu, dengan kembalinya Justin Hubner, untuk posisi bek, diprediksi, Justin Hubner akan kembali diduetkan bersama Jay Idzes dan Rizky Ridho. Sementara di sektor depan, Ragnar Oratmangoen yang sudah kembali bermain setelah akumulasi kartu, bisa dipasang bersama Ole Romeny dan Eliano Reijnders, yang tampil impresif saat melawan Australia.
Sementara, di lini tengah, ada kemungkinan Joey Pelupessy, akan melakoni laga debutnya, untuk menemani Thom Haye. Namun, alternatif, Ivar Jenner, bisa kembali diduetkan dengan Thom Haye sejak menit awal. Nanti Joey Pelupessy, bisa masuk sebagai pemain pengganti.
“Yang terpenting adalah kami bisa mendapatkan hasil yang baik. Kami akan berusaha untuk melihat kemenangan. Jadi mungkin kami akan melakukan permainan dengan agresif," kata Patrick Kluivert kepada awak media.
Sementara itu pelatih Bahrain Dragan Talajic telah belajar dari kekalahan melawan Jepang. Ia menilai timnya bisa menang jika lawannya bukan Jepang.
Baca juga: Bursa Taruhan Persebaya vs Malut United: Lek-lekan, Diprediksi Ketat
"Kami belajar dari pertandingan melawan Jepang ini. Ketika lawan Anda memiliki pemain berkualitas seperti yang dimiliki Jepang, maka satu kesalahan kecil saja akan dihukum, mereka datang dan mencetak gol pertama dari aksi yang indah. Kami sadar aksi seperti ini dapat mereka lakukan. Hanya satu kesalahan melawan Jepang, itulah masalahnya. Tetapi saya pikir selama 90 menit tidak ada tim di dunia yang tidak akan membuat kesalahan. Kami bisa bermain sedikit lebih baik jika lawannya bukan Jepang. Kami akan menunjukkannya di tiga pertandingan lainnya," kata pelatih asal Kroasia itu.
Ayo Garuda, saatnya bangkit! Jika bisa berbenah, Timnas Indonesia bisa meriah kemenangan atas Bahrain. Rmc
Prakiraan Susunan Pemain:
Indonesia (3-4-2-1): Emil Audero (GK); Rizky Ridho, Jay Idzes, Justin Hubner; Kevin Diks, Thom Haye, Ivar Jenner, Calvin Verdonk; Eliano Reijnders, Ragnar Oratmangoen; Ole Romeny.
Pelatih: Patrick Kluivert.
Bahrain (4-2-3-1): Ebrahim Lutfallah (GK); Vincent Emmanuel, Waleed Al Hayam, Hazaa Ali, Abdulla Al Khalassy; Komail Al-Aswad, Sayed Dhiya; Ali Madan, Mohamed Marhoon, Mahdi Al Humaidan; Mahdi Abduljabbar.
Pelatih: Dragan Talajic.
Editor : Moch Ilham