SURABAYAPAGI.COM, Dortmund – Der Klassiker, duel klasik di Bundesliga Jerman akan tersaji, Minggu (1/3/2026) dinihari WIB nanti. Yang bertindak tuan rumah hari ini yakni Die Borussien, alias Borussia Dortmund, yang akan menjamu sang pemuncak klasemen dan seteru abadinya, Bayern Munich.
Sementara, Borussia Dortmund masih berupaya menjaga asa dalam perburuan gelar juara. Meski kini menempati peringkat 2 klasemen, dengan 52 poin, namun, dalam bursa taruhan, tuan rumah Borussia Dortmund divoor oleh tim tamunya, Bayern Munich dengan 3/4 bola.
Apalagi kini, asuhan pelatih Niko Kovac baru saja tersingkir dari Liga Champions (UCL), usai kalah 4-1 dari Atalanta. Kini Die Borussen bakal lebih fokus di kompetisi domestik.
Di sisi lain, Bayern Munchen datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Vincent Kompany kukuh di puncak klasemen (60 poin). Plus, Die Roten tercatat selalu menang dalam 4 laga terakhir. Rekor pertemuan kedua tim berpihak kepada Bayern yang berhasil memenangkan pertemuan terakhir kedua tim dengan skor 2-1, pada Oktober 2025 lalu.
Manfaatkan Tuah Signal Iduna Park
Menghadapi Bayern Munich, Dortmund di kancah domestik, dalam tren impresif. Tapi keunggulan bermain di kandang sendiri bisa dimanfaatkan oleh tim asuhan Niko Kovac. Mengingat mereka hanya kebobolan 8 gol di Signal Iduna Park musim ini.
Bayern Munich melakukan persiapan matang menjelang lawatan ke Dortmund. Fokus utama armada Vincent Kompany adalah meraih kemenangan ke-5 secara beruntun, guna memperlebar jarak menjadi 11 poin.
Meski begitu, lini pertahanan Dortmund menjadi sorotan usai kebobolan 6 gol dalam 2 laga terakhir. Bek Dortmund, Waldemar Anton, menyebut fokus utama timnya adalah bertahan secara kolektif guna meredam agresivitas tim tamu yang sudah melesakkan total 85 gol musim ini.
"Penting bagi kami untuk bermain baik sebagai tim, bertahan sebagai tim, dan memainkan permainan kami sebagai tim. Ini pasti akan menjadi pertandingan yang ditentukan oleh siapa tim yang lebih baik," ucap Waldemar Anton, dikutip dari laman Bundesliga.
Memang, meskipun Dortmund menang di laga ini, posisi puncak tidak akan bergeser karena jarak antara mereka dengan Bayern Munich delapan poin. Namun, bek Dortmund, Waldemar Anton, tetap ingin menaklukkan Bayern Munich di Signal Iduna Park.
“Kami harus memastikan bahwa kami memenangi pertandingan dan bermain sebaik mungkin. Saya pikir itu adalah hal terpenting, karena kami tertinggal enam poin (sebelum melawan RB Leipzig),” kata Anton
Meski demikian, Dortmund tetap perkasa di Bundesliga. Mereka tak terkalahkan dalam 16 laga terakhir dengan 11 kemenangan. Di kandang, performa mereka bahkan lebih impresif, sembilan kemenangan dan dua hasil imbang dari 11 laga. Dortmund juga menjadi tim dengan jumlah kebobolan kandang paling sedikit musim ini, yakni hanya delapan gol.
Produktivitas di Signal Iduna Park pun konsisten, dengan minimal dua gol tercipta dalam delapan dari sembilan laga kandang terakhir.
Ketajaman Harry Kane
Di kubu tamu, Bayern Munich terus menunjukkan ketajaman lini serang. Saat mengalahkan Eintracht Frankfurt 3-2 pada 21 Februari, mereka sempat unggul 3-0 sebelum kebobolan dua gol di menit akhir.
Kemenangan itu menjadi yang keempat secara beruntun di liga. Namun, lini belakang Bayern mulai memperlihatkan celah. Dalam delapan laga Bundesliga terakhir, mereka sudah kebobolan 10 gol—bandingkan dengan hanya 11 gol dalam 15 laga awal musim.
Meski demikian, daya gedor Die Roten sulit tertandingi. Bayern telah mencetak 85 gol musim ini dan berpeluang memecahkan rekor gol terbanyak dalam satu musim Bundesliga (101 gol). Dengan proyeksi 126 gol, mereka berpotensi mencatat sejarah baru.
Dalam empat pertemuan terakhir Der Klassiker, kedua tim relatif berimbang, masing-masing meraih satu kemenangan dan dua kali bermain imbang. Namun, Bayern memenangkan pertemuan pertama musim ini dengan skor 2-1 pada Oktober 2025.
Jika menang di laga ini, Bayern akan mencatat delapan kemenangan dari sembilan laga tandang terakhir sekaligus memperpanjang rekor tak terkalahkan di laga tandang menjadi sembilan pertandingan beruntun. rmc
Prakiraan Susunan Pemain:
Borussia Dortmund (3-4-2-1): Gregor Kobel (GK); Waldemar Anton, Nico Schlotterbeck, Ramy Bensebaini; Yan Couto, Jobe Bellingham, Felix Nmecha, Daniel Svensson; Karim Adeyemi, Julian Brandt; Serhou Guirassy.
Pelatih: Niko Kovac
Bayern Munich (4-2-3-1): Manuel Neuer (GK); Konrad Laimer, Dayot Upamecano, Jonathan Tah, Josip Stanisic; Joshua Kimmich, Aleksandar Pavlovic; Michael Olise, Lennart Karl, Luis Diaz; Harry Kane.
Pelatih: Vincent Kompany.
Editor : Moch Ilham