SURABAYAPAGI.com, Kediri - Sebagai antisipasi keamanan dan keselamatan warga sekitar dari banjir yang meluap hingga kerusakan pada jembatan, Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri, kini mulai gencar-gencarnya membersihkan pilar Jembatan Lama dari sampah yang telah lama menumpuk.
Pasalnya, sampah-sampah yang tersangkut hingga menumpuk dan menggunung di pilar Jembatan Lama Sungai Brantas ini cukup mengganggu. Dikhawatirkan dapat membebani dan merusak struktur jembatan yang telah berusia lebih dari satu setengah abad dan ditetapkan sebagai cagar budaya.
Baca juga: Cegah Pencemaran Lingkungan, Pemkab Pasuruan Optimalkan Pengolahan Air Lindi TPA Wonokerto
"Ini upaya untuk membersihkan, karena kalau tidak dibersihkan nanti akan mempengaruhi umur jembatan. Arusnya deras, banyak sampah, terutama bambu yang hanyut dan menyangkut. Kalau tidak segera diangkat, tentu akan membebani jembatan," ujar Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Kediri Bagus Alit, Rabu (21/05/2025).
Baca juga: Kurangi Timbunan Sampah TPA Benowo, Wali Kota Instruksikan ASN Surabaya Pilah Sampah dari Rumah
Apalagi curah hujan masih cukup tinggi dapat berpotensi kiriman sampah dari hulu. Sehingga, Pemkot Kediri berkomitmen melakukan pembersihan secara berkala. Namun Pemkot juga meminta masyarakat turut serta menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat.
Diketahui sebelumnya, adanya aksi pembersihan ini merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat dan hasil pengamatan di lapangan. Sedangkan untuk jenis sampah yang menumpuk mayoritas berupa ranting pohon, kayu, dan bambu.
Baca juga: Pemkot Luncurkan Lomba Pisang Danor, Kurangi Timbulan Sampah ke TPA
Pasalnya, jika sampah yang menumpuk dibiarkan begitu saja, maka dapat mengancam kerusakan pada Jembatan Lama yang telah berusia sekitar 156 tahun, dan sudah masuk kategori cagar budaya. kd-01/dsy
Editor : Desy Ayu