SPKLU Bakal Makin Menjamur, PLN Tambah 6 Mitra Strategis Perkuat Ekosistem EV di Tanah Air

Reporter : Arlana Chandra Wijaya
Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti, agenda penandatanganan MoU dengan 6 mitra strategis terkait pengembangan Stasiun SPKLU di Kantor Pusat PLN, Jakarta pada Rabu (21/5/2025). Foto/Humas PLN

SurabayaPagi, Jakarta - PT PLN (Persero) terus menunjukkan langkah konkret dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik (Electric Vehicle) di tanah air. Komitmen ini ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan 6 (enam) mitra strategis terkait pengembangan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Kantor Pusat PLN, Jakarta, Rabu (21/5/2025).

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menegaskan bahwa percepatan infrastruktur kendaraan listrik merupakan bagian penting dalam menurunkan emisi karbon sektor transportasi selaras dengan target Net Zero Emissions (NZE) di tahun 2060 atau lebih cepat.

Baca juga: Gelar Dialog Stakeholder dengan Pelanggan Industri, Wujud Nyata PLN UIT JBM Dukung Pertumbuhan Ekonomi

“Kendaraan listrik menjadi pilar utama dalam dekarbonisasi sektor transportasi. PLN sebagai lokomotif transisi energi terus bergerak cepat dengan membangun kolaborasi strategis dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan kehadiran SPKLU yang andal, merata, dan mudah diakses oleh masyarakat,” ujar Darmawan.

Kolaborasi ini juga merupakan tindak lanjut atas penugasan yang diberikan Pemerintah kepada PLN sebagaimana tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2023 serta Peraturan Menteri ESDM Nomor 1 Tahun 2023 tentang percepatan penyediaan infrastruktur pengisian kendaraan listrik berbasis baterai (Battery Electric Vehicle/BEV).

Direktur Retail dan Niaga PLN, Edi Srimulyanti, menyampaikan bahwa pengembangan SPKLU membutuhkan pendekatan kolaboratif yang melibatkan multi pihak demi menciptakan ekosistem EV yang solid, inklusif, dan berkelanjutan.

Baca juga: Peringati Hari Bumi, PLN UIT JBM Tanam Pohon dan Perkuat Program GI Andal di Jatigedong

“Sinergi antara PLN, mitra usaha, perguruan tinggi, dan lembaga internasional menjadi fondasi penting untuk penguatan ekosistem kendaraan listrik nasional. Melalui kerja sama ini, kami tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga menyiapkan kapasitas nasional dalam teknologi dan layanan EV,” jelas Edi.

Edi menjabarkan bahwa lewat MoU ini, PLN bersama mitra strategis akan bersinergi dalam pengembangan SPKLU, mulai dari penyediaan lahan, instalasi charging station, hingga studi pengembangan dan layanan konsumen untuk kendaraan listrik.

Enam mitra strategis yang berkolaborasi dengan PLN dalam kerja sama ini antara lain, PT Perusahaan Gas Negara Tbk, PT Elnusa Tbk, PT Wirani Sons, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Padjadjaran (UNPAD) dan International Council on Clean Transportation (ICCT).

Baca juga: Dorong Tata Kelola Pengadaan yang Transparan dan Berintegritas, PLN UIT JBM Perkuat Kolaborasi Mitra Kerja

Melalui kolaborasi ini, perluasan akses SPKLU dapat berjalan semakin cepat dan merata di seluruh Indonesia, sehingga masyarakat makin nyaman beralih ke kendaraan listrik sebagai bagian dari gaya hidup yang lebih hijau dan berkelanjutan.

“Kerja sama ini kami harapkan menjadi batu loncatan penting dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang kokoh di Indonesia. Dukungan seluruh pihak akan mempercepat adopsi EV dan mendukung pencapaian target Net Zero Emissions pada 2060,” tutup Edi. Byb

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru