Hujan Deras, 13 Desa di Jombang Dilanda Banjir Luapan Sungai

surabayapagi.com
Kondisi banjir di Desa Kademangan Jombang, banyak warga yang mengungsi. SP/ JBG

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Sebanyak 13 desa di wilayah Jombang, Jawa Timur dilanda banjir, yang dipicu hujan deras mulai malam sampai dini hari. Sejumlah sungai di Jombang pun tak mampu menampung debit air, sehingga meluap ke permukiman penduduk.

Belasan desa yang dilanda banjir tersebar di lima kecamatan. Di Kecamatan Sumobito, banjir melanda permukiman warga Desa Jogoloyo 20-30 cm, Desa Palrejo 30-50 cm, Dusun Talunkidul, Desa Balongsono 5-15 cm. Di Kecamatan Kesamben, banjir terjadi di Dusun Sambigelar, Desa Pojok Kulon 30-50 cm.

Baca juga: Bulog Pastikan Stok dan Harga Beras SPHP di Jombang Aman dan Stabil Jelang Lebaran 2026

Di Kecamatan Mojowarno, banjir merendam jalan Dusun Mojodadi, Desa Selorejo setinggi 20 cm, dan jalan Desa Catakgayam 10 cm. Di Kecamatan Kudu, banjir merendam jalan Dusun Tapen Lor, Desa Tapen 5-10 cm, serta permukiman penduduk Desa Bakalanrayung 30-50 cm.

Banjir paling luas di Kecamatan Mojoagung, melanda lima desa. Banjir merendam jalan Dusun Sanan, Desa Mojotrisno 10 cm, jalan Dusun Kagulan, Desa Janti 10 cm, jalan Dusun Badaran, Desa Mancilan 5-15 cm, permukiman penduduk Desa Tejo 50-60 cm. Paling parah di Desa Kademangan tinggi banjir mencapai 100-150 cm.

Baca juga: Pohon Tumbang Sebabkan Warga Tewas dan Dua Lainnya Luka, BPBD Magetan Gercep Lakukan Evakuasi

"Di Desa Kademangan, ketinggian (banjir) bervariasi 100-150 cm, yang menggenangi area jalan desa dan pemukiman," terang Plt Kepala BPBD Jombang Wiku Birawa Felipe, Senin (09/06/2025).

Menurut Wiku, banjir di Kecamatan Kudu akibat meluapnya Sungai Marmoyo, di Kecamatan Kesamben akibat luapan Avur Mekikis, di Kecamatan Mojowarno akibat luapas Sungai Catakbanteng, sedangkan di Kecamatan Mojoagung dan Sumobito akibat luapan Sungai Gunting.

Baca juga: Diterjang Banjir dan Angin Kencang, BPBD Situbondo Catat Ribuan Rumah Warga Terdampak

"Curah hujan dengan intensitas sangat tinggi membuat debit sungai mengalami kenaikan yang signifikan sehingga air meluap. Air sungai meluap menggenangi jalan desa dan pemukiman warga," tandasnya. jb-01/dsy

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Kamis, 05 Mar 2026 19:47 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:28 WIB
Berita Terbaru