100 Hari Kinerja Bupati dan Wakil Bupati Lamongan Yuhronur Efendi - Dirham Akbar Aksara

Pembangunan Terus Digerakkan, Eksport Meroket, dan Stunting Turun

Reporter : Muhajirin
Bupati dan Wabup Lamongan menyampaikan capaian kinerja 100 hari. SP/ISTIMEWA 

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Bupati dan wakil bupati Lamongan Yuhronur Efendi - Dirham Akbar Aksara, terus berupaya untuk menggerakkan berbagai sektor untuk menjawab keinginan masyarakat, usai pada (20/2/2025) resmi dilantik Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Istana Negara.

Dengan visi besar "Terwujudnya Kejayaan Lamongan yang Berkelanjutan,' pasangan Yuhronur-Dirham telah menyusun arah kebijakan pembangunan yang berpijak pada kesinambungan, inovasi, dan percepatan Dalam semangat 100 hari kerja.

Baca juga: Tetap Eksis Diminati Pasar, Perajin Barongan Jaranan di Kota Blitar Raih Omzet Fantastis

Pemkab Lamongan juga menetapkan quick wins sebagai langkah strategis awal, yang terbagi ke dalam tiga fokus utama: pertumbuhan ekonomi inklusif, pemerataan infrastruktur, serta penguatan SDM dan harmonisasi sosial.

"Kami mengajak seluruh stakeholder, DPRD, masyarakat, pelaku usaha media, dan civil society untuk melangkah bersama menyatukan kekuatan demi satu tujuan, Lamongan yang tumbuh dan berdaya saing," ajak bupati Lamongan saat menjelaskan capaian 100 hari kerja di hadapan awak media di Guest House.

Karena menurutnya, tidak ada kejayaan tanpa kolaborasi, dan tidak ada keberlanjutan tanpa komitmen. "Saya bersama mas Wabup untuk berusaha keras mewujudkan apa yang menjadi keinginan masyarakat, tentu semua butuh proses," tegasnya.

Berikut Capaian Utama 100 Hari Kerja Yuhronur Efendi- Dirham Akbar Aksara

Penguatan Ketahanan Pangan dan Produksi Sektor Primer

Lamongan terus menjaga statusnya sebagai lumbung pangan nasional dengan pemanfaatan lahan bero di Babat, Sekaran, dan Kembangbahu. Hasilnya, hingga April 2025 produksi padi telah mencapai 541.751 ton. Produksi perikanan budidaya mencapai 13.960 ton, dan ekspor daging unggas ke Indonesia Timur mencapai 16 ton. 

Penguatan UMKM dan Ekspor

Lamongan mencatat nilai ekspor Rp20,7 triliun Sebanyak 11 produk UMKM lolos kurasi nasional, 6 produk berhasil masuk business matching dengan Hong Kong, dan 10 produk telah dipasarkan di Alfamart. Surat Edaran Bupati mendorong ASN dan swasta untuk memakai produk UMKM lokal.

Infrastruktur dan Energi

Pemeliharaan jalan dilakukan di 27 ruas strategis. Penerangan jalan telah menyala kembali di 531 titik, dan 104 tiang lampu baru telah dipasang. Air bersih disalurkan ke 1.500 sambungan rumah. 

Lingkungan Hidup dan Tata Kelola Sampah

Ada 167 titik sampah liar ditangani, 805 banner liar dibersihkan, dan 820 pohon ditanam di RTH Pemeliharaan RTH dilakukan

Koperasi Desa Merah Putih

Dari 474 desa, 270 telah berproses akta pendirian di 32 lokasi. koperasi, dan 134 desa telah memiliki akta resmi. 

Kesehatan dan Penurunan Stunting

Angka stunting turun drastis dari 27% (2023) menjadi 6,9% (2025), terbaik kedua di Jawa Timur. Soft launching RSUD Ki Ageng Brondong telah dilakukan sebagai pusat layanan kesehatan di wilayah utara. 

Pendidikan dan Generasi Emas

Program Makan Bergizi Gratis telah berjalan di 177 lembaga pendidikan. SMPN 1 Lamongan ditetapkan sebagai pilot project sekolah digital dan inklusi. Beasiswa diberikan untuk siswa dan mahasiswa dari keluarga tidak mampu. 

Pemberdayaan Ekonomi Perempuan dan Warga Kurang Sejahtera

Ada 32 kepala keluarga perempuan menerima modal usaha Rp 4.000.000,- dan pendampingan. 10 rumah layak huni dibangun untuk warga miskin 

Penguatan Keagamaan dan Sosial

Insentif disalurkan ke takmir, imam, modin, rohaniawan, dan guru ngaji melalui Kartu Yakin Sejahtera. 244 sertifikat tanah wakaf selesai melalui Gema Thawaf. Gerakan "One Week One Juz" digalakkan dengan Instruksi Bupati Nomor 1 Tahun 2025. 10. Layanan Publik dan Aduan Masyarakat, Kanal aduan "Lapor Pak Yes" terintegrasi dengan seluruh perangkat daerah. Tiga Mal Pelayanan Publik Mini diaktifkan di Ngimbang, Babat, dan Paciran, dengan 205 izin telah diterbitkan

Berdasarkan survei independen pada 20-27 Mei 2025, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Bupati dan Wakil Bupati mencapai 80,6% (kategori tinggi).

Memasuki satu tahun pertama, Yuhronur-Dirham fokus pada keberlanjutan program prioritas:

Baca juga: Produk UMKM Olahan Keripik Jadi Penyumbang Ekspor Terbesar Kota Malang

Dukng Swasembada Pangan Nasional

Melalui program Lumbung Pangan Lamongan, target produksi padi pada tahun 2025 sebesar 1,2 juta ton dengan Indeks Pertanaman (IP) 2,1, ditopang ketersediaan air baku yang memadai. Produksi perikanan ditargetkan mencapai 135 ribu ton, Pembangunan Pasar Ikan Modern dengan fasilitas cold storage akan dimulai tahun ini. Keberlanjutan sektor pertanian dijaga lewat penguatan ekosistem petani dan peternak milenial, Pemkab memberikan perlindungan sosial dengan BPJS Ketenagakerjaan bagi 24.023 petani dan 2.150 nelayan. 

Komitmen penguatan ekonomi lokal diwujudkan lewat program UMKM Naik Kelas

Legalitas usaha, akses permodalan, dan peningkatan kualitas produk, agar UKM, IKM dan koperasi semakin berdaya saing, baik di pasar nasional maupun global.

Melahirkan wirausahawan muda Lamongan yang tangguh

Program inkubasi bisnis MegPreneur kembali dilanjutkan dengan: pendampingan mentor profesional, peluang mendapatkan pendanaan hingga Rp120.000.000,00 serta sertifikasi kompetensi dari BNSP. Ini bagian dari ekosistem Young Entrepreneur Success yang mendorong transformasi generasi muda menjadi pelaku usaha inovatif. 

Program JAMULA Mantap Terus Dimasifkan 

Sebagai super prioritas, Pemkab Lamongan terus mempercepat peningkatan infrastruktur jalan. Selain melakukan pemeliharaan rutin pada 27 ruas jalan, pada tahun 2025 dilakukan pembangunan konstruksi pada 21 ruas jalan kabupaten dan poros strategis. Proyek ini dimulai Juni 2025 dari ruas Kranji-Payaman. Lima ruas jalan yang sedang proses lelang dan segera dibangun Dradah-Kedungpring, Lamongrejo-Gagantingan, Lamongrejo-Garung Kedungpring-Sukobendu, Sumberwudi-Maduran. Sedangkan 15 ruas lainnya akan dibangun secara bertahap, antara lain: Mantup-Ayamalas, Dumpi-Sukobendu Kembangbahu-Sukobendu, Lopang-Kramat, Ngimbang-Sambeng, Made Plembon, Mantup-Sambeng, Pamotan-Candisari, Plembon-Sugio, Sambeng- Candisari, Tanjung-Songowareng, Paciran-Godog, Ngimbang-Bluluk, Pucuk- Sekaran, dan Sekaran-Laren.

Terus Menjalin Koordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Pemprov Jatim

Untuk percepatan aktivasi Jalan Lingkar Utara. Dengan kesiapan sarana dan prasarana yang hampir rampung, Insya Allah, Jalan Lingkar Utara akan diresmikan dan diaktifkan secara total pada Agustus 2025. Infrastruktur ini diharapkan mampu mengurangi kepadatan Lalu lintas dalam kota dan mempercepat konektivitas antarwilayah. 

Perluasan Layanan Air Bersih

Sebagai wujud komitmen untuk memastikan akses air bersih merata, Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) akan melakukan perluasan saluran air minum perpipaan ke 3.500 rumah tangga yang belum teraliri air bersih. Langkah ini merupakan bagian dari target pelayanan dasar yang layak dan berkelanjutan 

Baca juga: Harga Kedelai Naik di Jombang, Pengelola Bisnis Tahu: Biasa Aja, Tidak Berdampak

Program Lamongan Menyala

Tahun 2025 Pemkab akan melanjutkan pemeliharaan 1.560 titik lampu PJU dan memasang 135 titik lampu baru. Dalam lima tahun mendatang, direncanakan akan dilakukan pemeliharaan dan penambahan hingga 10.000 titik lampu PJU di seluruh wilayah Lamongan. Tujuannya adalah menciptakan ruang publik yang aman, terang, dan nyaman, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi malam hari masyarakat. 

Tertibkan Sampah 

Persoalan sampah, khususnya di wilayah Pantura, menjadi prioritas dalam Program Lamongan Hijau. Pemerintah Kabupaten Lamongan akan membangun Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang terintegrasi dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Dadapan. Saat ini, pembangunan dalam tahap pematangan lahan, dan akan terus dikawal agar segera operasional untuk menjawab kebutuhan pengelolaan sampah yang modern dan ramah lingkungan 

Program Lamongan Sehat

Pemerintah Kabupaten Lamongan berkomitmen memberikan layanan kesehatan menyeluruh--mulai dari balita dalam kandungan hingga lansia. Langkah ini dimulai dari peningkatan gizi ibu hamil dan pencegahan stunting. Sebagai penguatan akses layanan, pada 18 Juni 2025, RSUD Ki Ageng Brondong akan diresmikan dan dioperasikan secara total. Rumah sakit ini menyediakan layanan spesialis seperti penyakit dalam, bedah, anak, kandungan, MCU, dan IGD. Layanan cek kesehatan gratis juga tetap diberikan walaupun terbatas dan khusus lansia serta masyarakat kurang mampu, dapat mengakses layanan kesehatan kunjungan rumah (LASERKU) secara berkelanjutan. 

Membangun Generasi Emas Melalui Pendidikan 

Melalui Beasiswa PERINTIS, Pemerintah ingin memastikan tidak ada anak Lamongan yang putus sekolah karena keterbatasan biaya. Pada bulan Agustus 2025, akan dibuka pendaftaran beasiswa untuk 7.752 penerima dari tingkat SD, SMP, SMA/sederajat, mahasiswa S1 dan S2. Selain itu, mulai tahun ajaran baru, seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan Pemkab akan diarahkan menjadi sekolah digital dan inklusif untuk mendorong pemerataan akses dan kesiapan generasi muda dalam menghadapi masa depan. 

Dalam rangka percepatan Gerakan Bersama Pendaftaran Tanah Wakaf (GEMA THAWAF).

Program Lamongan Nyantri

Pemkab Lamongan melakukan konsolidasi dan kolaborasi sektoral dengan ormas keagamaan. Pelepasan Laskar Gema Thawaf dilakukan agar target 1.000 sertifikat wakaf dapat tercapai sesuai waktu yang ditetapkan.

Meningkatkan Pelayanan Publik

Dalam pelayanan publik, pemerintah juga akan segera mengaktivasi Mal Pelayanan Publik (MPP) Digital, serta mengintegrasikan seluruh kanal aduan perangkat daerah ke dalam sistem Lapor Pak Yes. jir

Editor : Desy Ayu

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru