Wali Kota Mojokerto Tekankan Pentingnya Upaya Preventif Kesehatan untuk Tingkatkan Kualitas SDM

Reporter : Dwi Agus Susanti
Ning Ita saat bertemu dengan puluhan kader motivator kesehatan dan PKK Kelurahan Blooto, di Kantor Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajuritkulon, Selasa (19/8). SP/Dwy AS

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menegaskan pentingnya upaya preventif di bidang kesehatan sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). 

Menurutnya, kesehatan merupakan pondasi utama dalam mendukung Panca Cita, khususnya cita pertama yaitu peningkatan kualitas SDM. 

Baca juga: Pemkot Mojokerto Atur Jam Kerja ASN Selama Ramadhan 2026

Hal tersebut ia sampaikan saat bertemu dengan puluhan kader motivator kesehatan dan PKK Kelurahan Blooto, di Kantor Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajuritkulon, Selasa (19/8). 

“Untuk menjadi SDM yang berkualitas, tentu harus sehat. Oleh karena itu, tindakan preventif sangat penting, terutama terhadap penyakit degeneratif seperti hipertensi, kolesterol, dan asam urat. Masyarakat harus sadar dan mau melakukan upaya pencegahan sejak dini,” tegasnya.

Baca juga: Jaga Stabilitas Pangan Jelang Ramadhan, Pemkot Mojokerto Optimalkan Pracangan TPID dan KKMP

Ia menambahkan, kualitas kesehatan masyarakat akan berpengaruh langsung pada indeks kesehatan di Kota Mojokerto. Karena itu, upaya menjaga kesehatan tidak hanya sebatas diri pribadi, tetapi juga lingkungan.

“Selain kesehatan diri, perlu dijaga pula kualitas kesehatan air, udara, dan tanah. Ini menjadi warisan penting untuk anak cucu kita nanti. Mari kita lakukan bersama-sama dengan menjaga kebersihan dan kesehatan melalui langkah preventif,” tutur Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto. 

Baca juga: Jelang Ramadhan, Pemkot Mojokerto Percepat Pencairan BPNT APBD

Dengan langkah kolektif tersebut, diharapkan masyarakat Kota Mojokerto semakin peduli pada pola hidup sehat serta menjaga lingkungan demi mewujudkan SDM yang unggul dan berkualitas.

"Sebagai kader motivator kesehatan dan anggota PKK, harus bisa menjadi motor penggerak, dan menjadi contoh untuk masyarakat," pungkasnya. dwi

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru