Dari Elektronik ke Otomotif, Sharp Pamerkan Mobil Listrik LDK+ di Jepang

Reporter : Redaksi

SURABAYAPAGI.com, Jakarta – Setelah lama dikenal sebagai produsen perangkat elektronik rumah tangga, Sharp kini resmi memasuki dunia otomotif. Raksasa teknologi asal Jepang tersebut tengah mempersiapkan debut minivan listrik LDK+, yang akan diperkenalkan pada ajang Japan Mobility Show akhir bulan ini. Langkah ini menandai ekspansi besar Sharp ke sektor kendaraan listrik, mengikuti jejak Polytron yang lebih dulu terjun ke pasar EV di Indonesia.

Didukung kekuatan riset dan manufaktur Foxconn, Sharp memamerkan versi terbaru dari konsep LDK+ yang kini tampil jauh lebih matang dan siap produksi dibandingkan model prototipe tahun 2024. Dari segi desain, tampilannya kini menyerupai minivan konvensional dengan siluet modern dan kabin yang lebih proporsional.

Baca juga: Berambisi di Pasar EV, Sharp Pamerkan Mobil Berkonsep Futuristik LDK+

Bagian depan tampak futuristik dengan lampu LED lebar terintegrasi pada gril tertutup berlogo Sharp. Desain bodinya bergaya two-tone dengan pintu geser dan kaca spion konvensional, menandakan kendaraan ini sudah mendekati tahap produksi massal.

Masuk ke bagian kabin, Sharp menawarkan nuansa ruang lounge futuristik. Pintu tanpa pilar menciptakan akses luas, sementara kursi pengemudi bisa diputar ke belakang dan konsol tengah dilengkapi meja lipat multifungsi. Kursi belakang untuk tiga penumpang ditempatkan agak mundur, menciptakan ruang lega meski sedikit mengurangi kapasitas bagasi.

Berbeda dengan versi konsep sebelumnya yang memiliki layar 65 inci, versi baru LDK+ kini menggunakan proyektor dan layar tarik otomatis, yang dapat mengubah interior menjadi bioskop bergerak atau ruang kerja jarak jauh.

Lebih canggih lagi, mobil listrik ini mengintegrasikan platform AIoT (Artificial Intelligence of Things) khas Sharp, memungkinkan konektivitas langsung dengan berbagai perangkat rumah tangga seperti AC, mesin cuci, hingga sistem pencahayaan pintar. Fitur ini juga mendukung V2H (Vehicle-to-Home), panel surya, dan baterai rumah tangga, menjadikannya kendaraan multifungsi masa depan.

Sharp belum mengungkap detail mengenai spesifikasi motor listrik atau kapasitas baterai, namun dikonfirmasi bahwa LDK+ berbasis pada platform Foxconn Model A. Versi produksi minivan listrik ini dijadwalkan meluncur di Jepang pada awal 2027, sebelum diekspor ke pasar ASEAN, termasuk kemungkinan ke Indonesia.

Langkah Sharp ini mempertegas tren baru di mana perusahaan elektronik besar mulai bersaing di pasar kendaraan listrik, membawa inovasi rumah pintar langsung ke roda empat. jkt-03/gfr

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru