Rini Indriyani Ingatkan Orang Tua Pentingnya Protein Ikan untuk Kecerdasan Anak

Reporter : Al Qomaruddin
Ketua Forikan sekaligus Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya saat melakukan memanen berbagai jenis ikan air tawar bersama para siswa.

SURABAYAPAGI.COM, Surabaya - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Surabaya mensosialisasikan gerakan gemar makan ikan pada Selasa (11/11). Sosialisasi gemar makan ikan kali ini, diikuti oleh ratusan siswa SDN Jambangan 1 Surabaya di Mini Agrowisata, Jalan Pagesangan II No.56, Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Jambangan. 

Di kesempatan ini, Ketua Forum Peningkatan Konsumsi Ikan (Forikan) Kota Surabaya, Rini Indriyani turut hadir dalam sosialisasi tersebut. Dalam sosialisasi tersebut, Rini tidak hanya melakukan sosialisasi, akan tetapi juga mengajak para siswa memanen berbagai jenis ikan air tawar. 

Baca juga: Genjot Pemeliharaan Jalan, Pemkot Surabaya Gelontor Anggaran Rp 40 M

Ketua Forikan, Rini Indriyani mengatakan, tujuan sosialisasi ini untuk mengajak anak-anak di Kota Surabaya agar gemar memakan ikan. Sebab, ikan memiliki kandungan gizi yang baik bagi perkembangan anak kedepannya. Dalam sosialisasi ini, ia juga menyiapkan sejumlah menu olahan ikan, salah satunya siomay. 

“Jadi kita mensosialisasikan gemar makan ikan, anak-anak ini sebenarnya bukan tidak suka makan ikan, tetapi mungkin olahannya saja yang kurang kreatif. Seperti tadi, ada menu kudapan siomay dari (olahan) ikan patin dan ayam, ternyata anak-anak suka semua,” kata Rini.

Rini menyampaikan kepada para orang tua di Kota Surabaya, agar lebih kreatif lagi dalam mengolah menu makanan dari olahan ikan. Karena menurutnya, kandungan protein pada ikan akan membuat anak bertambah cerdas. 

Baca juga: Jadi Atensi Presiden, DPRD Surabaya Komitmen Perkuat Perlindungan Cagar Budaya di Kota Pahlawan

“Protein itu bisa dari telur, juga bisa dari ikan. Para orang tua juga bisa memanfaatkan media sosial untuk mencari menu olahan kreatif dan kekinian agar menjadi lebih menarik,” ujar Rini.

Ketua Forikan sekaligus Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya itu menyebutkan, menu olahan ikan untuk anak tidak harus membeli ikan yang mahal. Cukup dengan ikan patin, ikan lele, atau jenis ikan tawar lainnya. 

Selain itu, Rini menjelaskan, ikan-ikan tersebut tidak hanya bisa diolah dengan cara digoreng. Akan tetapi, juga bisa diolah menjadi nugget, siomay, hingga berbagai menu olahan lainnya. “Ini (mengkonsumsi ikan) awal yang baik, ketika anak-anak secara nutrisinya baik, dia pasti akan bisa berpikir lebih baik lagi, dan tentunya dia akan menjadi anak yang cerdas,” jelasnya.

Baca juga: Dongkrak PAD Dari Parkir, Wakil Ketua DPRD Surabaya Dukung Penerapan Parkir Digital

Istri Wali Kota Eri Cahyadi itu juga menambahkan, anak-anak di Kota Surabaya rata-rata menyukai ikan jenis lele. Dari segi harga ikan ini cukup terjangkau, di samping itu nilai gizi ikan air tawar tersebut juga tinggi. 

“Rata-rata anak-anak suka lele, bahkan Pak Wali juga suka Lele. Harganya murah, gizinya tinggi, dan mudah didapat dipasaran serta cukup familiar di kalangan anak-anak. Selain itu, banyak olahan-olahan UMKM kita juga banyak menggunakan ikan lele sebagai bahan nugget dan siomay,” tandasnya. Alq

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru