SURABAYAPAGI.com, Malang - Dipicu intensitas hujan deras dalam kurun tiga hari di wilayah Kecamatan Poncokusumo yang di dalamnya mencakup Desa Gubugklakah dan Desa Ngadas mengakibatkan peristiwa tanah longsor yang menimbun jalan akses Desa Gubugklakah ke Desa Ngadas, Kecamatan Poncokusumo atau jalur ke arah kawasan wisata Gunung Semeru.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang melakukan penanganan di sebelah barat Pos Trisula yang masuk wilayah Desa Gubugklakah. Dimana, jajarannya mendapatkan informasi perihal tanah longsor terjadi pada Minggu (01/03/2026) sekitar pukul 22.30 WIB malam.
Baca juga: Cuaca Ekstrem, 27 Titik Infrastruktur Vital di 7 Kecamatan Jember Alami Kerusakan
"Masih kami tangani untuk kejadian (tanah longsor) yang berdampak tertutupnya akses jalan dari Desa Gubugklakah ke Desa Ngadas. Hanya itu jalur menuju Bromo kalau lewat Malang," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan, Selasa (03/03/3036).
Awalnya yang dipicu hujan, akhirnya mengikis struktur tanah pada tebing setinggi lebih kurang empat meter yang lokasinya di sisi barat Pos Trisula, serta melakukan upaya pembersihan material longsor yang menutup akses ke jalur wisata Gunung Bromo.
Baca juga: Akibat Hujan Deras, Dua Kelas di SD Trenggalek Diterjang Material Longsor
Lebih lanjut, tim di lokasi masih terus melakukan pendataan terkait kerugian masyarakat yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut. Berdasarkan peta sebaran daerah bencana dari BPBD Kabupaten Malang, Kecamatan Poncokusmo masuk dalam daerah rawan tanah longsor bersama 17 kecamatan lainnya.
Selain Pocokusumo, kecamatan lain yang tergolong rawan tanah longsor adalah Kecamatan Pujon, Kecamatan Ngantang, Kecamatan Kasembon, Kecamatan Karangploso, Kecamatan Dau, Kecamatan Songosari, Kecamatan Lawang, Kecamatan Tumpang, dan Kecamatan Ampelgading. Selanjutnya, Kecamatan Tirtoyudo, Kecamatan Dampit, Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kecamatan Wagir, Kecamatan Kromengan, Kecamatan Ngajum, dan Kecamatan Wonosari.
Baca juga: Diterjang Banjir Bandang, Jembatan Penghubung Dua Desa di Ngawi Putus
"Kejadian tanah longsor tidak sampai menimbulkan korban jiwa," ucapnya. ml-02/dsy
Editor : Redaksi