Pemkot Mojokerto Susun Grand Design dan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan

Reporter : Dwi Agus Susanti
Wali kota Ning Ita saat membuka FGD penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan 2025-2045 dan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025-2029. SP/Dwy AS

SURABAYAPAGI.COM, Mojokerto - Pemerintah Kota Mojokerto menggelar Forum Group Discussion (FGD) penyusunan Grand Design Pembangunan Kependudukan 2025-2045 dan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan 2025-2029, yang berlangsung di Aula Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Mojokerto, Selasa (10/3/2026)

FGD ini menghadirkan akademisi dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Prof. Dr. Lilik Sugiharti, SE, M.Si., yang memberikan evaluasi mendalam terkait indikator kependudukan dan kerangka berpikir pembangunan yang akuntabel.

Baca juga: Ning Ita Minta Prameswari, PSC dan PMI Tetap Maksimal Layani Warga Meski Puasa

Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari memberikan penguatan mengenai pentingnya pemahaman indikator kinerja di setiap unit kerja. Ia menekankan bahwa setiap program yang direncanakan harus memiliki orientasi hasil (outcome) yang jelas bagi masyarakat, bukan sekadar penyerapan anggaran.

"Pembangunan kependudukan harus terukur. Setiap rupiah yang dianggarkan harus memberikan manfaat nyata. Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memahami fungsi dan indikator kinerja pada unit kerjanya masing-masing agar akuntabilitas kinerja instansi terus meningkat," tutur Ning Ita sapaan akrab Wali Kota Mojokerto.

Baca juga: Wali Kota Mojokerto Dorong Aktivasi Bank Sampah di Tingkat RW

Penyusunan peta jalan ini menitikberatkan pada integrasi program antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mengingat isu kependudukan merupakan tanggung jawab kolektif yang melibatkan banyak pihak.

 

Ning Ita berharap melalui diskusi intensif dengan narasumber ahli, setiap OPD dapat membedah Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) untuk memastikan keselarasan antara kegiatan dengan target capaian kinerja.

Baca juga: Wali Kota Mojokerto Ajak HIPMI Gerakkan UMKM untuk Dorong Ekonomi Daerah

 

"Kita harus bersinergi. Kesempatan ini harus dimanfaatkan untuk mempertajam program agar target-target yang telah ditetapkan dalam rencana pembangunan dapat tercapai secara maksimal dan akuntabel," pungkasnya. Dwi

Editor : Moch Ilham

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Selasa, 03 Mar 2026 19:07 WIB
Jumat, 06 Mar 2026 18:38 WIB
Selasa, 03 Mar 2026 19:02 WIB
Kamis, 05 Mar 2026 19:47 WIB
Berita Terbaru