SURABAYAPAGI.COM, Jakarta - Eks Kepala PCO Hasan Nasbi, terlihat ikut rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Prabowo Subianto di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Ada apa gerangan?
Momen ratas itu diunggah dalam akun Sekretariat Kabinet, Senin (9/3/2026) malam. Tampak Hasan Nasbi duduk di sebelah Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Muhammad Qodari.
Baca juga: Jangan Percaya Israel
Hasan mengaku hanya menyimak selama ratas berlangsung. Adapun ratas itu membahas langkah-langkah strategis nasional pemerintah dan persiapan jelang Hari Raya.
"Saya ikut dengerin aja kemarin," kata Hasan saat dihubungi, Selasa (10/3/2026).
Hasan mengatakan tak memberikan masukan dalam rapat tersebut. Dia hanya membuat notulen rapat.
"Nggak terlibat kasih saran atau masukan, sama mencatat aja," tambahnya.
Hasan juga tak menjawab gamblang mengenai atribusinya dalam ratas itu.
Baca juga: 12 Konglomerat AS Percaya, Iklim Bisnis di RI Terus Membaik
"Sebagai peserta rapat aja," katanya.
Diketahui, Prabowo Subianto mengumpulkan beberapa menteri Kabinet Merah Putih untuk menggelar rapat terbatas di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Rapat itu membahas langkah-langkah strategis nasional dan persiapan menjelang Hari Raya.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengungkap rapat itu membahas progres sekaligus evaluasi program salah satunya swasembada pangan hingga energi.
Baca juga: Airlangga Umumkan Kesepakatan Dagang antara Prabowo dan Trump
"Pertemuan strategis ini difokuskan pada dua agenda utama pemerintah, yaitu progres swasembada mengevaluasi perkembangan program. Swasembada pangan dan swasembada energi serta minyak," tulis Teddy.
Pertemuan ini dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, serta Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono.
Hadir juga Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Nusron Wahid, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. n erc, rmc
Editor : Moch Ilham