SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Selama arus angkutan mudik lebaran, PT Jasa Marga Prosiwangi (Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi) mencatat sebanyak sekitar 2.500 kendaraan pribadi (golongan I) tiap hari keluar masuk sejak difungsikan kembali. Namun, Tol Prosiwangi hanya di fungsionalkan selama 16 hari ke depan saja, secara gratis.
Meski demikian, Selama Tol Prosiwangi dibuka fungsional, pengguna jalan tol tidak dipungut biaya alias gratis. Namun, setelah masa fungsional arus mudik dan balik Lebaran selesai dan pengerjaan konstruksi dirampungkan serta keluar surat keputusan (SK) pengoperasian dari Kementerian PUPR, maka tol akan diberlakukan berbayar.
Baca juga: Bikin Melongo! Harga Tiket Pesawat Jakarta-Surabaya Tembus Rp13 Juta Jelang Lebaran
"Tol Prosiwangi ini bisa langsung sampai Malang, dan tarifnya sekitar Rp150.000, atau per kilometer Rp1.450," kata Kepala Sif Tol Prosiwangi, Hafidz Syahril Amin, Selasa (17/03/2026).
Baca juga: Percepat Perbaikan Jalan Ruas Tulungagung-Trenggalek, BBPJN Targetkan H-10 Lebaran Rampung
Perlu diketahui, Pintu Tol Prosiwangi Situbondo barat tepatnya di Desa/Kecamatan Suboh) dioperasikan secara fungsional mulai 14-29 Maret 2026 atau selama 16 hari selama arus mudik dan balik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah guna mendukung kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2026, dan terbatas hanya untuk kendaraan golongan I yaitu mobil pribadi dan sejenisnya.
Baca juga: Ops Ketupat Semeru 2026, Polres Blitar Lakukan Pemantauan di Stasiun Wlingi
"Sejak dibuka fungsional pada tanggal 14 Maret 2026, Tol Prosiwangi ramai dilalui kendaraan roda empat golongan I,setiap harinya kendaraan yang keluar masuk seimbang, antara 2.000 sampai 2.500 kendaraan per hari," ujarnya, Selasa (17/03/2026). pr-01/dsy
Editor : Redaksi