PWU Perkuat Kinerja Lewat Optimalisasi Aset dan Efisiensi Operasional

Reporter : Arlana Chandra Wijaya

SurabayaPagi, Surabaya – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Panca Wira Usaha (PWU) menargetkan optimalisasi aset sebagai fokus utama pada 2026 guna meningkatkan kinerja sekaligus mendongkrak pendapatan perusahaan.

Direktur Utama PWU, Erlangga Satriagung, mengatakan masih banyak aset milik perusahaan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Sejumlah aset bahkan masih dikuasai pihak ketiga atau terkendala masalah administrasi.

“Fokus kami di 2026 adalah optimalisasi aset. Memang masih ada aset yang bermasalah, baik karena dikuasai pihak lain maupun dokumennya belum lengkap. Aset yang sudah clear akan kami optimalkan,” ujarnya.

Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan arahan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar pengelolaan aset BUMD lebih produktif dan memberikan nilai tambah.

Selain itu, PWU juga mulai menerapkan efisiensi dalam operasional perusahaan, termasuk mengurangi kegiatan yang tidak berdampak langsung terhadap kinerja.

“Sekarang eranya efisiensi. Kami mengurangi berbagai kegiatan seperti perjalanan dinas dan aktivitas seremonial,” katanya.

Dalam upaya optimalisasi, PWU juga mengubah metode penentuan nilai sewa aset. Perusahaan kini menggunakan pendekatan cost and benefit yang dinilai lebih realistis, menggantikan sistem lama berbasis persentase Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

“Dengan pendekatan ini, kami menghitung biaya pemeliharaan aset per tahun, kemudian nilai sewanya harus lebih tinggi dari biaya tersebut, sehingga lebih kompetitif,” jelas Erlangga.

Saat ini, PWU memiliki sekitar 112 titik aset yang tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Timur, di antaranya Surabaya, Pasuruan, Pandaan, Madiun, dan Malang, dengan luas yang bervariasi mulai dari ribuan meter persegi hingga beberapa hektare.

Melalui strategi optimalisasi aset dan efisiensi operasional tersebut, PWU berharap kinerja perusahaan pada 2026 dapat meningkat sekaligus memberikan kontribusi lebih besar terhadap pendapatan daerah. Byb

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru