Perkuat Implementasi GCG, PLN UPT Malang Tegaskan Komitmen Integritas Tanpa Kompromi

Reporter : Arlana Chandra Wijaya

SurabayaPagi, Malang — PLN UPT Malang menegaskan komitmen kuat dalam penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) melalui Penandatanganan Komitmen Bersama yang melibatkan seluruh jajaran manajemen dan pegawai, Rabu (25/3/2026), di Kantor UPT Malang. 

Penandatanganan ini menjadi langkah konkret dalam memperkuat budaya integritas serta memastikan setiap proses bisnis berjalan secara transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi. 

Baca juga: Berikan Edukasi Pada Warga, PLN dan Aparat Amankan 6 Balon Udara Liar Saat Operasi Gabungan

Kegiatan yang dirangkaikan dengan Halal Bihalal ini bukan sekadar seremoni, melainkan penegasan arah organisasi dalam membangun tata kelola perusahaan yang bersih dan berkelanjutan.

Seluruh insan PLN UPT Malang menyatakan komitmen untuk menjunjung tinggi nilai-nilai GCG, yang meliputi transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan kewajaran (fairness), sebagai landasan utama dalam setiap pengambilan keputusan dan pelaksanaan tugas.

Manager PLN UPT Malang, Emmy Muflihatun Asana, menegaskan bahwa implementasi GCG tidak boleh berhenti pada tataran kebijakan, tetapi harus menjadi budaya kerja yang hidup di seluruh lini organisasi.

“Penandatanganan komitmen ini merupakan wujud keseriusan kami dalam memastikan prinsip GCG tidak hanya dipahami, tetapi dijalankan secara konsisten. Integritas adalah fondasi utama dalam setiap langkah kerja, dan tidak ada ruang bagi praktik yang menyimpang dari nilai-nilai tersebut,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa penguatan GCG menjadi kunci dalam meningkatkan kepercayaan publik sekaligus menjaga keberlanjutan perusahaan.

Baca juga: Kolaborasi Dengan Kelurahan Ketegan, YBM PLN UIT JBM Salurkan 250 Santunan Dhuafa

“Komitmen ini adalah kontrak moral seluruh insan PLN UPT Malang untuk bekerja secara profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Dengan tata kelola yang baik, kami optimistis mampu memberikan layanan yang andal sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu ditemui dilokasi yang berbeda, General Manager PLN UIT Jawa Bagian Timur dan Bali, Ika Sudarmaja, dalam arahannya menekankan bahwa komitmen terhadap GCG harus diwujudkan dalam tindakan nyata dan konsisten di setiap lini operasional.

“Implementasi GCG bukan hanya kewajiban administratif, tetapi harus menjadi budaya yang melekat dalam setiap insan PLN. Integritas harus tercermin dalam setiap keputusan, sekecil apa pun. Tidak boleh ada toleransi terhadap penyimpangan, karena kepercayaan publik dibangun dari konsistensi kita dalam menjalankan nilai-nilai tersebut,” tegas Ika.

Ia juga mengingatkan bahwa penguatan GCG merupakan bagian penting dalam transformasi PLN menuju perusahaan kelas dunia yang adaptif, profesional, dan terpercaya.

Baca juga: Masuki Masa Siaga Ramadan dan Idulfitri, PLN UIT JBM Jaga Keandalan Pasokan Listrik di Jatim dan Bali

“Seluruh unit kerja harus menjadikan GCG sebagai pedoman utama, bukan hanya dalam pengawasan, tetapi juga dalam perencanaan dan eksekusi pekerjaan. Dengan komitmen yang kuat dan implementasi yang disiplin, PLN akan mampu tumbuh secara berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, PLN UPT Malang meneguhkan langkah dalam membangun ekosistem kerja yang berintegritas, memperkuat pengendalian internal, serta mendorong budaya anti korupsi secara berkelanjutan.

Dengan komitmen yang solid dan implementasi GCG yang konsisten, PLN UPT Malang siap menghadirkan layanan kelistrikan yang tidak hanya andal, tetapi juga berlandaskan prinsip tata kelola perusahaan yang baik, transparan, dan terpercaya. Byb

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru