Lonjakan Arus Balik Lebaran 2026, Terminal Purboyo Madiun Tambah 120 Bus

surabayapagi.com
Ilustrasi. Pemudik saat arus balik Lebaran 2026 di Terminal Purboyo Madiun. SP/ MDN

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Selama masa angkutan Lebaran 2026, Terminal Tipe A Purboyo Kota Madiun, Jawa Timur menambah armada sebanyak 120 bus untuk mengakomodasi lonjakan jumlah penumpang yang menggunakan transportasi tersebut. Untuk penambahan armada dilakukan secara bertahap menyesuaikan kebutuhan, termasuk saat masa arus balik untuk melayani pemilir kembali ke kota tujuan.

"Khusus hari ini, sudah ada sekitar 10 bus tambahan yang kami sediakan. Secara total selama angkutan Lebaran, sudah 120 armada bus tambahan yang kami sediakan untuk melayani penumpang," ujar Kepala Terminal Purboyo Madiun Ali Imron, Senin (30/03/2026).

Menurutnya, sebanyak 120 bus tambahan tersebut merupakan bus pariwisata yang tidak memiliki trayek. Bus-bus tambahan itu diberikan surat izin insidental oleh Kepala Terminal Purboyo Madiun untuk mengangkut penumpang dalam satu kali perjalanan pergi pulang.

"Selain telah mendapatkan surat izin insidental, bus tambahan tersebut juga sudah menjalani pemeriksaan atau ramp check oleh petugas terminal, sehingga dinyatakan laik jalan," katanya.

Dari seratusan bus tambahan tersebut sekitar 70 persen melayani trayek Madiun jurusan Surabaya, sedangkan sisanya untuk jurusan Madiun ke Jakarta dan sekitarnya.

Diketahui, setiap harinya selama masa angkutan Lebaran 2026, rata-rata jumlah bus yang masuk ke Terminal Purboyo Madiun mencapai 800-an bus dengan jumlah penumpang yang berangkat maupun datang mencapai lebih dari 30 ribu orang.

Sehingga dari data tersebut, jumlah pemilir naik signifikan jika dibandingkan dengan hari biasa dengan jumlah armada bus yang masuk rata-rata sebanyak 400 unit dan sekitar empat ribuan penumpang.

Sementara itu, Imron mengimbau para penumpang selalu berhati-hati menjelang akhir masa arus balik Lebaran 2026, dan tak lupa untuk siaga menjaga barang bawaan agar jangan sampai hilang atau tertinggal di ruang tunggu atau bus. md-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru