Harga Produk Plastik Melonjak hingga 50 Persen di Pasar Besar Madiun

surabayapagi.com
Pasar Besar Madiun.


SURABAYAPAGI.COM, Kota Madiun – Kenaikan harga barang berbahan plastik melonjak signifikan. Dalam beberapa waktu terakhir, lonjakan harga disebut mencapai 40 hingga 50 persen dan berpotensi terus meningkat. Kondisi ini mendapat banyak keluhan dari para pembeli.

‎Aan, pegawai toko plastik di Pasar Besar Madiun, mengungkapkan kenaikan terjadi hampir pada seluruh jenis produk plastik, mulai dari kantong kresek hingga perlengkapan rumah tangga.

‎“Kalau dulu plastik ukuran 28 itu masih di kisaran Rp9.000 sampai Rp10.000 per bendel, sekarang sudah naik jadi sekitar Rp12.500 sampai Rp13.000,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

‎Menurutnya, lonjakan harga ini cukup mengagetkan para pembeli, terutama pedagang sembako yang sangat bergantung pada plastik untuk operasional usaha.

‎“Rata-rata naiknya 40 sampai 50 persen. Bahkan kemungkinan bisa sampai 60 persen, tapi masih belum pasti,” jelasnya.

‎Kenaikan harga tersebut memicu beragam reaksi dari pelanggan. Tidak sedikit yang mengeluhkan harga baru karena dinilai cukup memberatkan.

‎“Ada yang komplain karena mahal, ada juga yang tetap beli. Tapi rata-rata kaget karena naiknya langsung tinggi,” katanya.


‎Tak hanya kantong plastik, sejumlah barang lain seperti toples, cething, dan berbagai produk berbahan plastik lainnya juga mulai mengalami kenaikan harga secara bertahap.

‎Ditengah lonjakan harga plastik, kondisi berbeda justru terjadi pada harga kebutuhan pokok yang relatif stabil.

‎Paryati salah satu pedagang sembako di Pasar Besar Kota Madiun menyebut harga bawang merah, bawang putih hingga minyak goreng masih cenderung stabil. 

‎“Bawang merah masih Rp40.000 per kilogram, bawang putih Rp30.000. Untuk minyak subsidi juga masih di kisaran Rp16.000 per liter,” ujarnya

‎Meskipun harga plastik naik signifikan, Paryati mengaku tidak berpengaruh pada harga sembako yang ia jual.

‎"Enggak ada pengaruh mas," katanya.

‎"Saya berharap pasar ini menjadi ramai banyak pengunjung, supaya perekonomian lancar. Kalau bisa harga kebutuhan pokok tetap stabil," harapnya.mdn


Baca juga: Wamen Sudaryono Tanggapi Keluhan Pedagang Pasar Madiun soal Retribusi dan SP

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru