Dukung Efisiensi Pusat, Pemkab Trenggalek Terapkan Kebijakan WFH Dialokasikan ke Infrastruktur Jalan

surabayapagi.com
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin saat menghadiri halal bihalal di KSU Sumber Makmur, Desa Masaran, Kecamatan Munjungan. SP/ TRG

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Menindaklanjuti kebijakan efisiensi dari Pemerintah Pusat, kini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Trenggalek juga turut serta mendukung kebijakan tersebut dengan mengalokasikan anggaran hasil penghematan kebijakan work from home (WFH) untuk pembangunan infrastruktur jalan.

Saat ini, Pemkab Trenggalek memang belum menerapkan WFH bagi aparatur sipil negara (ASN) meski pemerintah pusat telah mengumumkan kebijakan tersebut untuk penghematan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Menurutnya, pelaksanaan WFH harus benar-benar memberikan dampak terhadap efisiensi.

Baca juga: Penerapan Skema WFH ASN, Pemkab Trenggalek Bisa Hemat Anggaran Rp9 Miliar

"Saya sudah berkoordinasi dengan Pak Sekda, penghematan dari WFH ini nantinya sekitar Rp9 miliar. Nantinya akan kita alokasikan kembali untuk infrastruktur jalan," jelas Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin, Jumat (17/04/2026).

Baca juga: Tekan Efisiensi Belanja Pegawai, Pemkot Malang Berencana Tak Rekrut ASN Baru

Lebih lanjut, untuk penerapan WFH nantinya akan dilakukan secara terbatas agar tetap efektif. Pihaknya juga memastikan, kebijakan tersebut tidak akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat karena perangkat daerah yang memberikan layanan tetap beroperasi seperti biasa. 

Baca juga: Tingkatkan Kenyamanan Pengguna, DPUPR Probolinggo Percepat Tambal Sulam Jalan

"Selama ini kami belum melaksanakan karena saya ingin WFH nanti benar-benar berdampak pada penghematan konsumsi BBM. Kami ijin melaksanakan nanti setiap hari Rabu. Tidak hari Jum'at agar tidak terjadi long weekend. Jadi nanti setiap hari Rabu, ASN di Trenggalek berada di rumah untuk bekerja dari rumah, bukan libur," tegasnya. tr-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru