Selama Periode Tahun 2026-2027

Pemkot Surabaya Fokuskan Pembangunan Infrastruktur Jalan, Khususnya Jalan Menuju Tempat Wisata

surabayapagi.com
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meninjau beberapa proyek pembangunan infrastruktur.

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Selama periode Tahun 2026-2027, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, Jawa Timur bakal memfokuskan sejumlah pembangunan infrastruktur untuk mempermudah akses hingga menggerakkan perekonomian masyarakat. Untuk sejumlah infrastruktur yang akan digarap yakni akses jalan dari Wiyung hingga Lidah, kemudian melanjutkan pembangunan akses jalan dari Banyu Urip, Jembatan Raci hingga ke perbatasan Kabupaten Gresik. 

Pembangunan tersebut akan dikerjakan dalam waktu dekat, dimana Pemkot Surabaya bakal melanjutkan pengerjaan sejumlah akses jalan raya hingga jalan menuju tempat wisata. Salah satunya ada sejumlah pembangunan infrastruktur jalan di tahun 2026-2027.

Baca juga: Pemkot Upayakan Penataan Balai Pemuda Jadi Ruang Seni Terbuka di Surabaya

“Ketika infrastruktur ini berpihak kepada masyarakat Surabaya, dan jalan ini terkoneksi maka mereka tidak akan pernah (merasa) jalannya tidak terkoneksi. Yang kedua ketika jalan yang saya buat, maka bisa menggerakkan ekonomi, yang sebelumnya di kawasan itu menjadi rumah tinggal sekarang bisa dibuat bisnis, sehingga ekonomi bergerak,” ujar Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi, Minggu (19/04/2026). 

Baca juga: 819 Petugas Parkir Surabaya Terapkan Parkir Digital, Pemkot Perluas Pembayaran Non Tunai

Diketahui, untuk akses jalan yang menuju ke tempat wisata yang akan dibangun diantaranya menuju ke kawasan wisata Taman Harmoni, Kebun Raya Mangrove (KRM), dan Taman Hiburan Pantai (THP) Kenjeran. Menurutnya, dua tempat wisata tersebut masih belum tersentuh akses jalan yang memadai dan transportasi umum. 

Dan diharapkan adanya pembangunan infrastruktur oleh Pemkot Surabaya tersebut bisa bermanfaat untuk masyarakat dan bisa mengurangi kemiskinan di Kota Pahlawan ke depannya. “Contohnya seperti rumah sakit, jadi (membangun) yang benar-benar bermanfaat. Kalau hanya dibuat untuk popularitas dan nggak ada manfaatnya buat apa?,” tambahnya. 

Baca juga: Momentum HJKS Jadi Magnet Wisata, Ribuan Warga Antusias Serbu Festival Rujak Uleg 2026

“Infrastruktur memang baru kami bangun sekarang, karena kemarin-kemarin sumber daya manusia yang saya angkat, agar menurunkan kemiskinan. Agar mereka (keluarga miskin) bisa mempertahankan tidak miskin, baru infrastruktur kita kerjakan,” pungkasnya. sb-03/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru