Demi Keselamatan Penerbangan, CJH Diimbau Patuhi Ketentuan Barang Bawaan

surabayapagi.com
Sejumlah calon haji mengambil koper di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Situbondo, jawa Timur. SP/ STB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Demi keselamatan selama penerbangan, Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengingatkan jamaah calon haji menjaga kedisiplinan dan mematuhi ketentuan mengenai barang bawaan saat penerbangan ke Tanah Suci.

"Seluruh koper sudah diterima oleh kami, dan telah didistribusikan kepada jamaah calon haji sejak dua hari lalu. Oleh karena itu, kami mengimbau jamaah calon haji agar mematuhi aturan barang bawaan dalam pesawat untuk kelancaran dan keselamatan dalam penerbangan," ujar Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Situbondo Rif'an Junaidi, Selasa (21/04/2026).

Baca juga: Jelang Idul Adha, Disnakkan: Populasi Ternak Sapi potong di Situbondo Capai 153.462 Ekor

Rif'an menyebutkan, seluruh koper jamaah calon haji telah diterima dan didistribusikan ke jamaah, dan mereka diminta untuk menyerahkan kembali pada H-1 keberangkatan. Saat ini, pihaknya juga telah menerima sebanyak 998 koper, terdiri dari dari koper besar, koper kabin, tas paspor, dan tas selempang.

Baca juga: Ciptakan Kenyamanan Pedagang, Pemkab Situbondo Bakal Tata Ulang Pasar Hewan

"Untuk ketentuan pengembalian koper jamaah calon haji sesuai ketentuan Panitia Penyelenggara Haji Indonesia Embarkasi Surabaya, pada H-1 sebelum diberangkatkan ke Asrama Haji Surabaya," kata Rif'an.

Lebih lanjut, sebanyak 993 calon haji tahun 2026 siap diberangkatkan ke Tanah Suci pada 14 Mei 2026, namun dari jumlah tersebut nantinya bisa bertambah karena dinamis. Hal itu karena jamaah calon haji Situbondo tahun ini terbagi menjadi empat kelompok terbang (kloter) yakni kloter 87, 88, 89, dan kloter 90, dan empat kloter itu diberangkatkan secara bersamaan pada 14 Mei mendatang.

Baca juga: Pemkab SItubondo Optimistis Program Sekolah Rakyat Mampu Tekan Kemiskinan

"Hanya saja saat masuk Asrama Haji Surabaya, masing-masing kelompok terbang berbeda waktu atau jam. Calon haji kelompok terbang 88 dan 89 semuanya merupakan calon haji asal Situbondo, sedangkan kloter 87 bergabung dengan calon haji Bondowoso, dan kloter 90 digabungkan dengan calon haji Kabupaten Jember," jelasnya. st-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru