Berkah Musim Kemarau, Harga Tembakau di Ngawi Melonjak Rp 60 Ribu per Kilogram

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Kekeringan yang melanda di Jawa Timur menjadi berkah bagi petani tembakau di Kabupaten Ngawi.  SP/NGW
Kekeringan yang melanda di Jawa Timur menjadi berkah bagi petani tembakau di Kabupaten Ngawi.  SP/NGW

i

SURABAYAPAGI.com, Ngawi - Panasnya cuaca saat musim kemarau bahkan di kekeringan kali ini, justru membawa berkah tersendiri bagi para petani tembakau di Ngawi, Jawa Timur. Bahkan, kualitas tembakau tahun ini meningkat hingga membuat harga naik tembus hingga Rp 60.000 per kilogram (kg).

Padahal normalnya, harga tembakau paling tinggi mencapai Rp 45.000 per kilogram. Sehingga, melonjaknya harga tembakau kering menjadi kabar menyenangkan bagi petani. Terlebih produksi tahun ini berpotensi mencapai 3.600 ton atau bahkan lebih. Hanya saja, kemitraan dengan industri penyerap tembakau masih terbatas.

“Kami sebenarnya sudah berusaha meningkatkan produksi dan kualitas tembakau. Saat ini yang dibutuhkan petani hanyalah kepastian pasar,” ujar Ketua Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Ngawi, Sojo, Rabu (12/08/2026).

Lebih lanjut, Sojo meminta pemerintah daerah memperluas kemitraan dengan industri pengolahan tembakau. Pasalnya, teriknya sinar matahari saat musim kering berdampak meningkatnya kualitas tembakau petani. Namun panen tembakau kering yang melimpah dan harga tembus mencapai Rp 60.000 per kilogram akan menjadi bumerang bila tidak disertai penyerapan pasar yang kuat. 

“Kepastian serapan dan harga menjadi kunci agar musim panen tembakau 2026 benar-benar mendongkrak kesejahteraan petani Ngawi,” ungkap Sojo.

Sementara itu, Kabid Perkebunan dan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Ngawi, Dwi Rahayu Puspitaningrum menyatakan panen awal tahun ini menunjukkan hasil yang menggembirakan. Dan harga tembakau rajang kering saat ini berkisar Rp 30.000 hingga Rp60.000 per kilogram. Kenaikan harga itu menjadi angin segar bagi petani lantaran di musim kemarau yang banyak mendukung pertumbuhan tembakau. 

Sehingga, Dwi mengatakan Kecamatan Karangjati menjadi salah satu sentra tembakau di Kabupaten Ngawi. Di wilayah itu luas tanam mencapai 2.000 hektare dengan produksi sekitar 3.600 ton. “Panen awal tembakau ini cukup baik dengan kondisi yang bagus. Mudah-mudahan hasil berikutnya semakin optimal,” kata Dwi. ng-01/dsy

Berita Terbaru

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Kecelakaan di Tol Madiun, Empat Suporter PSS Sleman Tewas dalam Perjalanan ke Surabaya ‎

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 20:22 WIB

‎SURABAYAPAGI.com, Madiun – Empat suporter PSS Sleman tewas setelah minibus yang mereka tumpangi menabrak truk tronton di KM 616+200 jalur A Tol Nga…

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Hadiri Jatim Creative Connect 2026, Ponorogo Siap Kolaborasi Perluas Jejaring

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 17:06 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Blitar — Kabupaten Ponorogo membuka peluang kolaborasi dengan berbagai daerah di Jawa Timur untuk memperkuat jejaring kota kreatif. Upaya ini …

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Soroti Penanganan Perkara BBM Bersubsidi di Sumenep, Pengacara Agus Minta Propam dan Irwasum Turun Tangan

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:58 WIB

SURABAYA PAGI, Sumenep-Kuasa hukum Agus, H. Muhammad Siddik meminta Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri, Inspektorat Pengawasan Umum (Irwasum) Polri,…

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Bupati Subandi Bakal Renov Liponsos Dan Janji Carikan Pekerjaan Penghuninya

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 16:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Pemkab Sidoarjo menyiapkan program pemberdayaan bagi warga binaan yang telah dinyatakan sembuh. Fasilitas Liponsos Sidoarjo bakal…

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Spogomi Sesi Dua, Walikota Ning Ita Dorong Kolaborasi Lingkungan dalam Memungut dan Memilah Sampah

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:57 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Upaya membangun kepedulian terhadap pengelolaan sampah terus dilakukan Pemerintah Kota Mojokerto melalui pendekatan k…

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Ning Ita Dorong Keterlibatan Generasi Muda Kota Mojokerto Jaga Indonesia ASRI

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

Minggu, 18 Okt 2026 15:50 WIB

SURABAYAPAGI.com, Mojokerto – Pemerintah Kota Mojokerto terus mendorong keterlibatan generasi muda dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui gerakan Green A…