SURABAYAPAGI.com, Blitar - Kebakaran gudang penyimpanan Sabut Kelapa yang terjadi Kamis (23/04/2026), pukul 22.00 menghebohkan warga Desa Ngoran Kec.Nglegok. Kab.Blitar, gudang penyimpanan Sabut Kelapa milik Purwoko 53 warga setempat, alami kerugian ratusan juta Rupiah.
Kejadian tersebut berawal, ketika Rendi Sunarko salah satu karyawan gudang itu sekitar pukul 21.00 WIB, pulang dari kerja di gudang satunya, dan melihat gudang ada asap tebal dan kobaran api. Mengetahui hal itu kemudian saksi bergegas membuka pintu gudang, dimana gudang sabut tersebut berada di belakang rumahnya.
Baca juga: 41 Lapak Pedagang di Pasar Baru Tuban Ludes Diamuk Si Jago Merah, Penyebab Belum DIketahui
Setelah membuka pintu gudang, dan melihat gudang sabut sudah terbakar, dengan cepat, saksi meminta tolong kepada tetangga sekitar gudang, dan melapor ke Kepala desa serta memberi tahu kepada pemilik gudang. Langsung Kepala desa menghubungi petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Blitar.
Setelah menerima informasi dari Kepala Desa Ngoran petugas Damkar Kab.Blitar menuju TKP dengan kerahkan 3 mobil Pemadam kebakaran. Dengan Trengginas Petugas Damkar langsung melakukan pemadam gudang, yang juga dibantu karyawan gudang, warga sekitar lokasi dan relawan.
Menurut Tedy Prasojo Kasi Penanggulangan kebakaran Dinas PMK Kab.Blitar, setelah menerima malam itu juga PMK mengerahkan 3 Mobil pemadam kebakaran."Kita mengerahkan seluruh tenaga dengan 3 mobil Pemadam, untuk mencegah merembetnya api yang membesar, apa lagi gudang banyak benda atau barang yang mudah terbakar,selain itu kita bolak balik mengisi tangki mobil pemadam, kini kita masih lakukan pemadaman di bantu masyarakat dan dan personil TNI/ Polri termasuk relawan kec.Nglegok," kata Tedy semalam pada Surabaya Pagi lewat Ponselnya pada pukul 00.05 WIB, Jumat dini hari.
Baca juga: Kandang Ayam di Blitar Ludes Terbakar, Korban Alami Kerugian Ratusan Juta
Sementara Kapolsek Nglegok AKP Murdiyanto SH pada Surabaya Pagi, kejadian itu gudang sekitar pukul 20.00 dua saksi yg juga karyawan Pengepul Sabut meninggalkan gudang aman aman saja, sementara saksi yang bernama Rendi pulang sekitar pukul 21.30, dan melihat kobaran api dan asap tebal membumbung tinggi.
Diduga kebakaran karena Korsleting aliran listrik, dalam saksi pertama, menyampaikan bahwa Alex anak korban pemilik Gudang, pada Kamis (23/04/2026) siang, melakukan giat mengelas besi gudang Serabut yang terbakar.
Baca juga: Diduga Korsleting Listrik, Rumah 2 Lantai di Petemon Surabaya Ludes Terbakar
"Untuk korban nihil, dan sesuai informasi dari warga, Gudang Sabut sekitar 2 tahun aktifitas, untuk kerugian sekitar Rp.100 Juta, pihak korban pasrah karena kejadian mengatakan salah satu kelalaian," terang AKP Murdiyanto.
Dalam olah TKP diamankan sisa sisa sabut kelapa yng terbakar, juga sisa peralatan gudang yang terbakar. les
Editor : Redaksi