Surabaya Pagi - Mendak lanjuti polemik pembangunan PT Wulandaya Cahaya Lestari (WCL) di Jalan Basuki Rahmat Nomor 165-167 menemukan titik terang.
Kesepakatan terjalin setelah pihak Kecamatan Genteng menggelar mediasi anatar PT Wulandaya Cahaya Lestari dengan warga di kantor Kecamatan Genteng, Rabu (6/5).
Mediasi dihadiri langsung oleh pengurus RW, RT serta perwakilan pihak PT WCL. Mediasi berlangsung kurang lebih selama tiga jam.
Awalnya pihak warga mempermasalahkan bangunan setinggi 80 meter yang dibangun oleh pihak PT WCL di Jalan Basuki Rahmat. Penyebabnya, sama sekali tak ada komunikasi diawal.
Ketika dikonfirmasi Camat Genteng, Jefry menyampaikan kedua belah pihak telah menyepakati beberapa ketentuan. Baik pihak PT maupun pihak warga yang sudah mencapai titik temu.
Jefry menjelaskan jika secara teknis pihaknya hanya menjembatani komunikasi antara warga dan PT WCL. "Kami memberikan kebebasan ruang untuk untuk mereka berdiskusi," bebernya.
Jefry membeberkan jika dari pertemuan selama berjam-jam di kantor kecamatan telah mencapai kesepakatan. "Sudah clear segala permasalahan. Juga sudah disepakati jalan keluarnya dan prinsipnya ini sudah kembali sesuai trek yang benar," tegasnya.
Jefry mencontohkan beberapa point yang disepakati semisal sudah ada penyegelan di lokasi. Dan pihak PT WCL akan menghentikan sementara aktivitas hingga perizinan semuanya lengkap.
Kemudian juga soal kesepakatan jam kerja proyek pembangunan. "Berapa bulan pengerjaan? Terus ketika ada apa-apa, warga ini menghubungi siapa? pihak PIC? SOP-nya berapa berapa lama itu harus direspon," imbuh Jefry.
Sementara itu Legal Konsultan PT Wulandaya Cahaya Lestari Neira Maharani menambahkan jika selama mediasi dengan warga tak ada kendala. Semuanya berjalan lancar.
"Ada beberapa hal, poin-poin yang kita rembukan bersama. Termasuk keamanan, kenyamanan bagi warga dan kami sudah sepakati itu," ujarnya.
Pihak PT juga sepakat bahwa keamanan dan kenyamanan bagi warga terdampak adalah hal yang utama dan wajib dicermati bersama.
"Kami juga meyakini bahwa keamanan, kenyamanan bagi warga sekitar yang terdampak adalah hal utama yang harus kita perhatikan," terangnya. Alq
Editor : Redaksi