Demi Keselamatan Perjalanan KA

Terus Perangi Narkoba, KAI Daop 7 Madiun Gelar Webinar dan Tes Urine Mendadak

Reporter : Lestariyono Blitar
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun saat melakukan pemeriksaan tes urine bagi para peserta Webinar Series bertajuk "Produktif Tanpa Narkotika dan Alkohol. SP/ Lestariono

SURABAYAPAGI.com, Madiun - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api melalui upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika dan alkohol di lingkungan kerja. Langkah nyata ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Webinar Series bertajuk "Produktif Tanpa Narkotika dan Alkohol Demi Menjaga Karir dan Masa Depan, Jumat (8/5/2026).

Hal itu ditegaskan Vice President Daop 7 Madiun Ali Afandi, bahwa integritas dan kesehatan personel adalah fondasi utama perusahaan serta menegaskan tidak ada ruang bagi penyalahgunaan narkoba di lingkungan KAI.

Baca juga: Dalam Satu Kwartal 1 Tercatat 20 Insident di Perlintasan Sebidang di Daop 7 Madiun

"Tidak ada alasan bagi siapapun untuk mencoba maupun menyalahgunakan narkoba. Sebesar apa pun kemampuan ekonomi seseorang, penyalahgunaan narkoba tetap hanya akan membawa dampak buruk bagi diri sendiri, keluarga, dan perusahaan," tegasnya VP Daop 7 Madiun, Jumat (08/05/2026).

Sementara Kepala BNN Kota Kediri Yudha Wirawan, S.E., M.M., menjelaskan secara komprehensif mengenai bahaya narkotika. Meski secara medis beberapa jenis narkotika memiliki fungsi kesehatan, penyalahgunaannya tetap merupakan ancaman serius yang harus diperangi bersama.

Yudha juga mengingatkan peserta untuk waspada terhadap berbagai modus peredaran baru, seperti,Penyalahgunaan melalui cairan vape berbahaya, Penggunaan Nitrous Oxide atau yang dikenal dengan sebutan "whip pink". Dan Pemeriksaan Tes Urine, untuk seluruh wilayah kerja Daop 7 Madiun termasuk Blitar, di nyatakan  hasilnya Negatif.

Baca juga: Akibat Insiden Viral! Benturan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek, 2 KJJ Dibatalkan

Sebagai bentuk tindakan preventif dan pengawasan melekat, menurut Tohari Manager Humas KAI Daop 7 Madiun menerangkan, rangkaian acara ditutup dengan pemeriksaan tes urine bagi para peserta, dengan  tujuan memastikan seluruh petugas, baik di bagian pelayanan, operasional, maupun administrasi, berada dalam kondisi fisik dan mental yang prima. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta dinyatakan negatif dari penyalahgunaan alkohol maupun narkotika. 

Baca juga: Disita, 420 Bungkus cartridge Berisi Cairan Narkotika Jenis Etomidate

Melalui kegiatan edukasi dan tes urine berkala ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh personel KAI Daop 7 Madiun benar-benar bersih dari pengaruh zat terlarang. Kami tidak memberikan toleransi sedikit pun bagi siapa saja yang terbukti melanggar, karena disiplin dan profesionalisme adalah kunci pelayanan prima bagi masyarakat, untuk itu  KAI Daop 7 Madiun berharap seluruh pekerjanya dapat terus produktif dan menjaga karier serta masa depan dengan menjauhi gaya hidup tidak sehat, sekaligus menjamin keamanan operasional kereta api di wilayah Daop 7 Madiun.

" Karena di siplin dan profesional adalah kunci pelayanan prima bagi masyarakat,sekaligus untuk menjaga karier, menjamin keamanan operasional kereta api di wilayah Daop 7 Madiun.” pungkas Tohari dalam relis tertulisnya. les

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru