DPR RI Dorong Kebangkitan Kampung Kue Rungkut, UMKM Diharapkan Naik Kelas

surabayapagi.com

SurabayaPagi, Surabaya — Anggota DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), mengunjungi Kampung Kue di Kelurahan Kalirungkut, Kecamatan Rungkut, Surabaya, yang dikenal sebagai sentra usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di sektor kuliner, dengan sekitar 64 pedagang kue yang masih aktif.

Dalam kunjungan tersebut, BHS menyerap aspirasi warga yang berharap Kampung Kue dapat kembali berjaya dan ditetapkan sebagai destinasi wisata unggulan di Kota Surabaya.

Baca juga: Reses di Rungkut Tengah, Bambang Haryo Paparkan Program MBG dan Serap Aspirasi Warga

Menurut BHS, potensi Kampung Kue masih sangat besar untuk dikembangkan. Ia mendorong para pelaku usaha agar dapat meningkatkan skala usahanya, dari pedagang kecil menjadi pelaku usaha yang lebih maju dan berdaya saing.

“UMKM di sini harus bisa naik kelas. Potensinya besar, apalagi sektor kuliner memang mendapat perhatian khusus dari pemerintah,” ujar BHS.

Ia juga menyampaikan sejumlah program pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, khususnya yang menyasar sektor UMKM dan ekonomi kreatif.

Salah satu yang disorot adalah kemudahan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga rendah.

“Saat ini bunga KUR sekitar 6 persen, dan ke depan berpotensi turun menjadi 3 persen. Ini harus dimanfaatkan oleh pelaku UMKM,” jelasnya.

BHS berharap Kampung Kue dapat menjadi pusat kuliner yang diminati masyarakat luas, tidak hanya di Surabaya, tetapi juga mampu menembus pasar global. 

Baca juga: DPR RI Minta Bulog Perkuat Cadangan Pangan dan Bentuk Hotline Pengaduan Masyarakat

Ia menyebut produk Kampung Kue sebelumnya telah menembus pasar ekspor.

Namun demikian, ia mengakui adanya tantangan yang dihadapi pelaku usaha, terutama kenaikan harga bahan baku, seperti minyak goreng. Ia menegaskan akan menindak tegas praktik penjualan minyak di atas harga yang ditetapkan pemerintah.

“Harga Minyak Kita seharusnya Rp15.700. Jika ada yang menjual hingga Rp18.000, akan kami proses melalui Satgas Pangan,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan, BHS juga memberikan bantuan berupa enam unit kamera pengawas (CCTV), tiga tabung pemadam kebakaran, serta dana sebesar Rp10 juta untuk pembenahan kawasan Kampung Kue.

Baca juga: Jelang Kejurprov 2026, IPSI Surabaya Genjot Latihan dan Pertahankan Tradisi Juara

Sementara itu, Koordinator Wisata Kampung Kue, Choirul Mabdu’ah, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia mengaku optimistis dukungan tersebut dapat membantu mewujudkan kembali Kampung Kue sebagai destinasi wisata kuliner.

“Kami bersyukur atas kehadiran Bapak BHS yang mendukung pengembangan kampung ini. Harapannya, fasilitas seperti MCK dan area parkir bisa semakin baik sehingga siap menerima wisatawan,” ujarnya.

Warga berharap berbagai dukungan tersebut dapat mempercepat kebangkitan Kampung Kue sebagai salah satu ikon wisata kuliner di Surabaya.

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru