SurabayaPagi, Surabaya – Kreativitas, kepedulian, dan keberanian tampil di ruang publik ditunjukkan oleh siswa-siswi SDI Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya melalui kegiatan Creativity, Activity, Service (CAS).
Dalam kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, para siswa kelas 6 mempresentasikan berbagai inovasi berbasis lingkungan langsung di hadapan masyarakat.
Mengusung semangat kebermanfaatan, para siswa menampilkan beragam proyek kreatif seperti pembuatan kaldu dari sisa sayur, sabun dari minyak jelantah, pupuk kompos, hingga pemanfaatan limbah plastik menjadi produk bernilai guna seperti vas bunga dan toples cantik.
Tidak hanya itu, ide-ide seperti pewarna alami dari bunga telang, lilin aromaterapi, hingga bahan bakar dari sampah plastik juga turut dipresentasikan secara sistematis dan komunikatif.
Kegiatan ini menjadi wadah nyata bagi siswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, komunikasi publik, serta kepedulian terhadap isu lingkungan di sekitar mereka.
Antusiasme masyarakat yang hadir di Balai RW Taman Bhaskara menunjukkan bahwa karya-karya siswa tidak hanya menarik, tetapi juga relevan dan inspiratif.
Kasi Humas Alazka, Sony Wahyu Alfaryansyah, dalam sambutannya memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas karya dan presentasi siswa.
“Kalau melihat poster yang ada, ini layaknya peneliti perguruan tinggi yang mendapatkan hibah besar,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan ini tidak akan berhenti pada level presentasi di tingkat RW, melainkan akan terus dikembangkan ke tahap yang lebih luas sebagai bagian dari pembinaan karakter dan kompetensi siswa.
Inovasi “BARAKA”: Jawaban Atas Kelangkaan BBM
Salah satu penelitian yang mencuri perhatian besar adalah BARAKA (BBM Alternatif Ramah Alam Alazka).
Terinspirasi dari isu kelangkaan bahan bakar minyak dunia, para siswa mencoba merumuskan bahan bakar alternatif yang lebih ramah lingkungan.
Inovasi ini menuai pujian dari berbagai pihak. Salah satu perwakilan Kader Surabaya Hebat (KSH) menyatakan kekagumannya atas keberanian siswa dalam mengangkat isu krusial.
“Alhamdulillah, acara ini sangat menarik dan bermanfaat. Baik untuk adik-adik yang hebat juga untuk masyarakat. Dengan demikian, masyarakat tahu dan bisa mendaur ulang sampah yang semula dianggap tidak berguna,” ujarnya.
Turut hadir pula Bu Rina, perwakilan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Surabaya, yang memberikan apresiasi atas inisiatif para siswa.
“Ini merupakan kegiatan yang positif karena mengajak adik-adik untuk melakukan penelitian, sehingga mereka bisa mengolah limbah yang ada di sekitar kita,” ujarnya.
Daftar Inovasi Peneliti Muda Alazka 2026
Para siswa berhasil menyulap limbah menjadi produk bernilai guna. Berikut beberapa judul Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang dipamerkan:
Energi & Lingkungan:
* BARAKA (BBM Alternatif)
* Taman Mini Ecobrick
* Vas Bunga & Barang Serbaguna dari Botol Bekas
Olahan Pangan:
* Kaldu dari Sisa Sayur
* Puding Kulit Semangka
Produk Kebersihan:
* Sabun Cair & Sabun Batang dari Minyak Jelantah
* Lilin Aromaterapi dari Minyak Jelantah
Pertanian & Kesehatan:
* Pupuk Kompos Organik
* Pupuk dari Kulit Bawang
* Inovasi Pupuk dari Cangkang Telur
* Nature Bee
* Bavana (Anti Nyamuk Aloevera)
* Clitoria Terantea (Pemanfaatan Bunga Telang)
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sekolah dan Wakil SD Alazka, Kasi Humas, Head of Alazka Training Center (ATC), serta perwakilan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Surabaya yang memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan ini.
Melalui kegiatan CAS ini, SDI Alazka kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kreativitas tinggi, dan keberanian untuk berkontribusi nyata di masyarakat.
Editor : Redaksi