Cegah Penyebaran Hantavirus, Dinkes Kota Malang Imbau Warga Terapkan PHBS

surabayapagi.com
Kepala Dinkes Kota Malang  Husnul Muarif di Kota Malang. SP/ MLG

SURABAYAPAGI.com, Malang - Menindaklanjuti maraknya isu kasus penyebaran hantavirus, saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Jawa Timur mengimbau kepada masyarakat agar menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Pasalnya, penyebaran virus tersebut bisa lebih masif di musim panas, sebab partikel di dalam urine, air liur, dan feses hewan pengerat akan cepat menguap sehingga berpotensi masuk ke dalam saluran pernapasan manusia.

Diketahui, untuk penularan hantavirus berasal dari urine, air liur, dan feses tikus maupun hewan pengerat lainnya yang menempel pada benda di sekitar tempat tinggal masyarakat. Dan ketika virus tersebut sudah masuk ke dalam tubuh akan langsung bergerak dan berkembang untuk menyerang organ ginjal.

Baca juga: Lewat Konsumsi Protein Hewani, Pemkab Bojonegoro Gencar Tekan Stunting 

"Kita tidak perlu takut tetapi tetap mewaspadai penyebaran karena hantavirus bisa dimana-mana, sehingga perlu menjaga kebersihan diri maupun lingkungan. Selain itu dia juga menyerang beberapa organ-organ yang lain. Oleh karena itu, melihat dari media penyebarannya perlu kita harus menjaga kebersihan," ujar Kepala Dinkes Kota Malang  Husnul Muarif di Kota Malang, Selasa (12/05/2026).

Baca juga: Gandeng MUI, Pemkot Surabaya Targetkan Imunisasi Anak Sekolah hingga 90 Persen

Sehingga, selain di lingkungan rumah, Husnul turut mendorong masyarakat agar rutin mengecek kondisi kebersihan gorong-gorong dan selokan. Ketika kondisinya sudah kotor, masyarakat perlu cepat melaksanakan kegiatan bersih-bersih lingkungan atau kerja bakti.

Ia kembali mengingatkan proses pembersihan yang dilakukan tidak boleh sembarangan karena harus disertai penggunaan alat keamanan, salah satunya memakai sepatu boot karet, sarung tangan, dan masker. Adapun gejala seseorang yang terpapar hantavirus mirip dengan COVID-19, seperti batuk, pilek, sakit kepala, dan merasakan sakit pada badan. 

Baca juga: Perkuat Kolaborasi, Pemkab Banyuwangi Optimalkan Program Prioritas Kesehatan

Apabila sudah mulai merasakan gejala tersebut, masyarakat diminta untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan supaya segera mendapatkan penanganan. Dinkes Kota Malang memastikan hingga kini belum ada laporan dan informasi perihal penyebaran maupun penularan hantavirus di kota itu. ml-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Senin, 06 Jul 2026 23:41 WIB
Senin, 06 Jul 2026 23:43 WIB
Senin, 06 Jul 2026 23:47 WIB
Berita Terbaru