Menteri Ekraf dorong IP lokal manfaatkan momentum geopolitik

Reporter : Redaksi

SURABAYAPAGI.com : Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky Harsya menilai situasi geopolitik global saat ini dapat menjadi peluang bagi industri animasi Indonesia untuk memperkuat pasar domestik sekaligus memperluas penetrasi IP lokal ke pasar internasional.

“Justru kita melihat dengan kondisi geopolitik ini ada peluang. Peluang besar karena geopolitik ini kan tentu menyebabkan juga biaya-biaya naik,” kata Riefky saat ditemui awak media usai peluncuran dan konferensi pers Indonesia Animation Report 2026 di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Kemenparekraf dan DPR Dorong Komersialisasi Kuliner Lewat Pelatihan di Surabaya

Menurut dia, kondisi global tersebut dapat dimanfaatkan studio animasi nasional untuk mengisi kebutuhan pasar dalam negeri melalui karya dan karakter lokal.

“Di situlah kita ingin mengisi bagaimana peran dari output atau produk dari studio animasi itu mengisi pasar-pasar dalam negeri. Itu yang paling penting dulu pertama, menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” ujarnya.

Selain memperkuat pasar domestik, pemerintah juga mendorong pengembangan kekayaan intelektual atau Intellectual Property (IP) lokal agar mampu bersaing di pasar global.

Baca juga: Kemenparekraf: Ponorogo Lolos Nominasi Jejaring Kota Kreatif UNESCO 2024

“Kemudian yang kedua adalah bagaimana kita juga mendorong IP-IP lokal kita, karakter-karakter kita, produk-produk dari studio animasi kita juga untuk bisa masuk ke pasar global,” kata Riefky.

Ia menilai momentum geopolitik dan geoekonomi saat ini membuka peluang lebih besar bagi kreator lokal untuk berkembang.

“Momentum dari geopolitik, geoekonomi yang terjadi hari ini justru itu menjadi momentum bagi Indonesia,” ujarnya.

Baca juga: Pj Gubernur Adhy Dorong Inovasi Parekfaf Daerah

Ia menilai momentum geopolitik dan geoekonomi saat ini membuka peluang lebih besar bagi kreator lokal untuk berkembang.

“Momentum dari geopolitik, geoekonomi yang terjadi hari ini justru itu menjadi momentum bagi Indonesia,” ujarnya.n.fr.jk.nna

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru