Tingkatkan Nilai Tambah, Trenggalek Ubah Kohe Jadi Pupuk Organik Berkualitas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengelolaan kohe menjadi pupuk berkualitas dan bernilai ekonomi. SP/ TRG
Pengelolaan kohe menjadi pupuk berkualitas dan bernilai ekonomi. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah dari limbah peternakan yang sebelumnya kurang termanfaatkan secara optimal, Balai Ternak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Desa Pringapus, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek berhasil mengolah 50 kg kohe (kotoran hewan) menjadi pupuk organik berkualitas yang siap dipasarkan.

Sehingga, pengolahan kohe menjadi pupuk ini merupakan selain menghasilkan produk yang memiliki nilai jual, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap kondisi kandang ternak. 

Pengelolaan kohe secara teratur mampu membantu mengurangi kadar amonia yang berasal dari kotoran hewan serta menekan tingkat kelembaban di area kandang. Manfaat lain yang dirasakan oleh para peternak binaan, yakni berkurangnya beban biaya operasional usaha ternak. 

Sementara itu, untuk hasil penjualan pupuk organik dapat menjadi sumber pendapatan tambahan yang mendukung kebutuhan pemeliharaan ternak, termasuk membantu menutupi sebagian biaya pakan domba.

Perlu diketahui, Kohe atau kotoran hewan kambing dapat menjadi pupuk melalui tahap fermentasi terlebih dahulu karena kohe yang masih segar mengandung amoniak yang tinggi, sehingga bersifat panas. 

Hal tersebut bisa membuat tanaman terbakar dan selama proses fermentasi juga berguna untuk mematikan biji gulma maupun patogen penyebab penyakit tanaman yang mungkin masih terdapat di dalam kohe tersebut. tr-02/dsy

Berita Terbaru

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

PLN UID Jatim Gelar Senam Sehat Bersama di Darmo Free Day

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

Senin, 20 Jul 2026 20:35 WIB

SurabayaPagi, Surabaya – Dalam rangka menyemarakkan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 81 tahun, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur m…

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Permintaan Rp100 Juta dari Polisi dan Rp150 Juta dari Kejaksaan Muncul di Sidang Tipikor Madiun

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:42 WIB

SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kepala Dinas Pendidikan Kota Madiun Lismawati mengaku berutang Rp250 juta ke koperasi untuk memenuhi permintaan uang yang menurut k…

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Memeriahkan HJL dan Bhayangkara, Lamongan Gelar Vespa Day 2026

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:28 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Masih dalam rangkaian Hari Jadi Lamongan ke-457 serta Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, PSLB (Paguyuban Scooterist Lamongan…

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Maksimalkan Volume Irigasi, Waduk Gondang Akan Dikeruk

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

Senin, 20 Jul 2026 19:26 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lamongan - Dalam rangka mendukung pemaksimalan volume irigasi untuk pertanian, Pemerintah Kabupaten Lamongan bersama Balai Besar Wilayah…

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Peserta Walikota Cup 2026 Kolaps di Lapangan lalu Meninggal 

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:20 WIB

Diduga Serangan Jantung dan Lambatnya Penanganan Medis…

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Buntut Limbah SPPG Grogol, Satgas MBG Ponorogo Ancam Panggil Yayasan dan Mitra

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

Senin, 20 Jul 2026 17:17 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Satuan tugas (Satgas) Menu Bergizi Gratis ( MBG) Kabupaten Ponorogo bergerak cepat pasca terungkapnya praktik dugaan pembuangan limbah …