Tingkatkan Nilai Tambah, Trenggalek Ubah Kohe Jadi Pupuk Organik Berkualitas

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Pengelolaan kohe menjadi pupuk berkualitas dan bernilai ekonomi. SP/ TRG
Pengelolaan kohe menjadi pupuk berkualitas dan bernilai ekonomi. SP/ TRG

i

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan nilai tambah dari limbah peternakan yang sebelumnya kurang termanfaatkan secara optimal, Balai Ternak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) di Desa Pringapus, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek berhasil mengolah 50 kg kohe (kotoran hewan) menjadi pupuk organik berkualitas yang siap dipasarkan.

Sehingga, pengolahan kohe menjadi pupuk ini merupakan selain menghasilkan produk yang memiliki nilai jual, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap kondisi kandang ternak. 

Pengelolaan kohe secara teratur mampu membantu mengurangi kadar amonia yang berasal dari kotoran hewan serta menekan tingkat kelembaban di area kandang. Manfaat lain yang dirasakan oleh para peternak binaan, yakni berkurangnya beban biaya operasional usaha ternak. 

Sementara itu, untuk hasil penjualan pupuk organik dapat menjadi sumber pendapatan tambahan yang mendukung kebutuhan pemeliharaan ternak, termasuk membantu menutupi sebagian biaya pakan domba.

Perlu diketahui, Kohe atau kotoran hewan kambing dapat menjadi pupuk melalui tahap fermentasi terlebih dahulu karena kohe yang masih segar mengandung amoniak yang tinggi, sehingga bersifat panas. 

Hal tersebut bisa membuat tanaman terbakar dan selama proses fermentasi juga berguna untuk mematikan biji gulma maupun patogen penyebab penyakit tanaman yang mungkin masih terdapat di dalam kohe tersebut. tr-02/dsy

Berita Terbaru

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

KPK Kembangkan Kasus Maidi ke TPPU, Menantu hingga Sejumlah Pihak Swasta Diperiksa

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 20:15 WIB

‎SURABAYAPAGI.COM, Madiun – Kasus dugaan korupsi yang menjerat Walikota Madiun nonaktif, Maidi kini memasuki babak baru. Komisi Pemberantasan Korupsi mulai men…

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Menantu Maidi Diperiksa 2,5 Jam, KPK Dalami Hubungan Keluarga dalam Pengembangan Kasus TPPU

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 18:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun – Menantu Wali Kota Madiun nonaktif Maidi, Suliyati Dwi Safitri, diperiksa penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) selama sekitar 2…

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Patuhi Larangan ODL, Siswa SMPN 2 Tanggulangin Belajar Batik Tulis Khas Sidoarjo

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 16:57 WIB

SURABAYAOAGI.com, Sidoarjo - Pagi itu bak pengerajin batik yang sudah profesional para siswa siswi kelas SMPN 2 Tanggulangin Sidoarjo serempak menggelar…

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Lewat Jaminan Sosial, Pemkab Lumajang Lindungi 15.188 Pekerja Rentan

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:22 WIB

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Melalui jaminan sosial berupa kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, melindungi sebanyak 15.188…

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Sekolah Nasional Terintegrasi, Langkah Terencana Akses Pendidikan Berkualitas di Situbondo

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 15:01 WIB

SURABAYAPAGI.com, Situbondo - Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pendidikan berkualitas, dan dukungan dari berbagai pihak, diantaranya menghadirkan…

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Pemkot Batu Siapkan Insentif bagi Pelaku Usaha, Perkuat Iklim Investasi Berkualitas

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

Rabu, 23 Sep 2026 14:48 WIB

SURABAYAPAGI.com, Batu - Guna memperkuat iklim investasi sekaligus memastikan modal yang masuk memberikan dampak yang lebih luas bagi perekonomian dan…