SURABAYAPAGI.com, Ponorogo - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) pada acara The Weekly Brief with Sandi Uno, mengumumkan jika Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, masuk dalam nominasi anggota Jejaring Kota Kreatif UNESCO 2024, dengan kesenian khasnya, yakni Reog Ponorogo.
Kabupaten Ponorogo masih dalam nominasi anggota Jejaring Kota Kreatif UNESCO atau UNESCO Creative Cities Network (UCCN) bersama sejumlah kota lainnya di Indonesia, Seperti, diantaranya Kabupaten Bantul, Kota Tangerang, Kabupaten Buleleng, Kota Malang dan Kota Makassar.
Ponorogo masuk dalam nominasi setelah mendapat penilaian tahap akhir yang dilakukan oleh Tim Panselnas yang dipimpin oleh Taufik Rahzen sebagai pengarah Panselnas Kemenparekraf. Tim Panselnas turun langsung ke Ponorogo pada 26-27 September 2024.
“Ponorogo dinominasikan dengan sektor unggulannya katagori craft dan folk art yang berbasis pada seni pertunjukan Reog Ponorogo,” jelas Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ponorogo, Judha Slamet Sarwo Edhi, Senin (21/10/2024).
Diketahui sebelumnya, tahun 2023 Kabupaten Ponorogo juga masuk dalam enam besar nominasi anggota Jejaring Kota Kreatif UNESCO 2023. Namun, Ponorogo disisihkan oleh Kota Surakarta dan Kota Depok.
“Tahun lalu (2023) kita menjadi 6 besar, di mana yang dinominasikan Indonesia dari sektor unggulan craft and folk art adalah Kota Surakarta,” ucapnya.
Lebih lanjut, Judha mengatakan, Ponorogo ditetapkan sebagai nominasi UCCN dengan mengusung Reog Ponorogo. Kini, Reog Ponorogo sedang diusulkan agar segera ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda Dunia UNESCO.
Sedangkan saat ini usulan tersebut dalam tahap menunggu sidang di Paraguay, Desember mendatang pada 2-7 2024. Disatu sisi, Pemkab juga telah mencanangkan pengembangan kebudayaan dalam RPJPD 2024-2045. Harapannya Ponorogo akan mendapatkan spirit dan inspirasi kreatif dari kota lain yang akan diadopsi oleh masyarakat Ponorogo untuk berkreatif. pn-01/dsy
Editor : Desy Ayu