Progres Capai 98,5 Persen: Pembangunan JLS Tulungagung Dipastikan Tuntas Akhir Mei

surabayapagi.com
Penampakan progres JLS Brumbun-Sine Lot 1B, Tulungagung. SP/ TLG

SURABAYAPAGI.com, Tulungagung - Menindaklanjuti progres pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) di pesisir Tulungagung yang saat ini sudah mencapai lebih dari 98,5 persen dan dipastikan tuntas akhir Mei. Saat ini pekerjaan yang tersisa hanya pengaspalan sepanjang sekitar 1,5 kilometer di paket lot 1A, sedangkan lot 1B telah tuntas 100 persen.

"Sekarang sudah lebih dari 98,5 persen. Tinggal pengaspalan sekitar 1,5 kilometer lagi. 30 Mei ini selesai," jelas PPK 2.1 BBPJN Jatim-Bali, Kementerian Pekerjaan Umum, I Made Budiana, Minggu (24/05/2026).

Selain itu, saat ini Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) juga tinggal melakukan 'finishing' pada ruas Brumbun-Sine. Diketahui ruas jalan yang belum tuntas telah dilakukan proses pemadatan menggunakan agregat dan sebagian telah dilapisi aspal. Penuntasan pekerjaan pada lot 1A sempat dilakukan perpanjangan karena terjadi tanah longsor di tiga titik.

Sementara itu, untuk upaya penanganan lereng yang longsor dilakukan secara maksimal dengan bisa meminimalisir terjadinya longsor susulan. Pasalnya dengan kondisi cuaca saat ini pihaknya optimistis pekerjaan dapat terselesaikan sesuai target waktu yang telah ditetapkan. Kendati demikian potensi longsor tetap masih ada.

Dijelaskan proyek pembangunan JLS Brumbun-Sine lot 1A Tulungagung menelan anggaran Rp281 miliar dan lot 1B sebesar Rp165 miliar. Sedangkan untuk menunjang keselamatan pengguna jalan, pihaknya juga akan memasang sejumlah penerangan jalan umum (PJU) pada titik persimpangan dan beberapa tikungan tajam.

"Meskipun selesai pada akhir Mei, JLS Brumbun-Sine belum sepenuhnya dibuka sebagai jalur resmi umum karena masih memasuki masa pemeliharaan. Namun, sudah dapat dilalui secara fungsional. Namun, tidak seluruh ruas dipasang PJU karena adanya penyesuaian anggaran pasca penanganan longsor," tegasnya.

Dengan tuntasnya pembangunan JLS di Tulungagung maka akses pesisir selatan dari batas Blitar, Tulungagung dan batas Trenggalek telah tersambung. Akses jalan ini diharapkan akan menunjang peningkatan perekonomian di wilayah selatan. Sehingga, pihaknya berharap proses IPPKH bisa segera dituntaskan. tl-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru