SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Perbincangan inspiratif yang dipandu Hana Nusaibah Abdillah itu berlangsung hangat di ruang Perpustakaan SD Muhammadiyah 3 Ikrom. Berbagai pertanyaan dikulik dari Wakil Bupati Hj. Mimik Idayana oleh siswi kelas 3 SD tersebut. Seperti motivasi pertama dari Wabup Hj. Mimik Idayana dalam dunia kepemimpinan dan pelayan masyarakat. Pertanyaan pembuka tersebut langsung dijawab dengan tegas Wabup Hj. Mimik Idayana bahwa seorang manusia harus dapat bermanfaat bagi sesamanya.
"Kita hidup didunia harus dapat menjadi orang yang bermanfaat bagi masyarakat, inshaallah apa yang kita lakukan di ridhai Allah SWT," ucapnya.
Baca juga: Bupati dan Wabup Sidoarjo Hantarkan 50 Bacaleg ke KPUD Sidoarjo
Wabup Hj. Mimik Idayana juga menjawab pentingnya pendidikan bagi generasi penerus bangsa. Menurutnya pendidikan merupakan pondasi utama membangun masa depan yang cerah. Oleh karenanya pendidikan harus ditanamkan sejak dini. Salah satunya pendidikan karakter yang akan membentuk pribadi yang berakhlak mulia.
"Pendidikan sangatlah penting untuk mengangkat derajat kita, namun untuk mencapai itu harus dimulai dengan pendidikan akhlak sejak dini," ujarnya.
Baca juga: Lestarikan Tradisi Halal Bihalal, Wabup Sidoarjo Ajak Masyarakat Budayakan Saling Memaafkan
Dalam podcast SD Muhammadiyah 3 Ikrom itu Wabup Hj. Mimik Idayana meminta generasi muda untuk terus berjuang meraih mimpinya. la juga meminta guru dapat menjadi sosok yang dapat membantu anak didiknya meraih mimpinya tersebut. la juga meminta siswa-siswi sekolah harus terus semangat belajar. Selain itu jangan takut bermimpi. Terus berjuang meraih mimpi harus selalu ada dalam jiwa generasi muda.
"Kepada anak-anakku semua jangan lelah belajar, mimpilah setinggi tingginya sampai tercapai apa yang dicita-citakan," pesannya.
Baca juga: Wabup H Subandi Atensi Masalah Sungai Sampai Jalan
Wabup Hj. Mimik Idayana mengatakan saat ini sudah masuk era digital. Generasi muda harus dapat memanfaatkan era tersebut dengan baik. Jangan sampai terlena dengan dunia serba digital saat ini. Semisal dengan terus bermain hp tanpa tahu waktu. Era digital saat ini dimintanya untuk dapat dimanfaatkan untuk mendukung pembelajaran.
"Manfaatkan era digatal ini untuk mencari ilmu, jangan terlena dengan permainan-permainan yang menjebak, anak-anakku harus bisa mengatur kapan waktunya belajar dan bermain," pesannya. git/hik
Editor : Redaksi