Temukan Potensi Warisan Budaya, Pemkab Trenggalek Identifikasi Struktur Bata Kuno di Kamulan

surabayapagi.com
Penampakan temuan struktur bata kuno yang diduga merupakan objek cagar budaya (ODCB) di kawasan Sendang Kamulyan, Desa Kamulan, Kecamatan Durenan. SP/ TRG

SURABAYAPAGI.com, Trenggalek - Sebagai bagian dari upaya pelestarian potensi warisan budaya yang berada di wilayah Kabupaten Trenggalek, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat tengah menindaklanjuti temuan struktur bata kuno yang diduga merupakan objek cagar budaya (ODCB) di kawasan Sendang Kamulyan, Desa Kamulan, Kecamatan Durenan, wilayah yang sebelumnya dikenal sebagai lokasi penemuan Prasasti Kamulan.

Temuan tersebut merupakan hasil laporan masyarakat dan pemerintah desa yang kemudian ditindaklanjuti melalui peninjauan lapangan bersama pegiat sejarah. Dimana, dalam proses identifikasi dilakukan dengan mendokumentasikan struktur, mengukur dimensi temuan, serta menggali informasi dari warga sekitar guna melengkapi data pendukung.

Baca juga: Tradisi Jamasan Pusaka, Bentuk Penghormatan Warisan Leluhur Sambut 1 Suro

"Hari ini kami melakukan identifikasi awal terhadap struktur yang ditemukan di bawah genangan air. Selanjutnya hasil pendataan dan pengukuran akan kami koordinasikan dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Trowulan untuk mendapatkan kajian lebih lanjut," jelas Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Trenggalek Toni Widianto, Selasa (16/06/2026).

Baca juga: Awasi Pedagang Nakal, Pemkab Trenggalek Gelontorkan 1.500 Liter Minyakita

"Dugaan awal masih berkaitan dengan konstruksi pengelolaan air, bisa berupa saluran, bak kontrol, atau sistem penampungan yang saling terhubung. Namun untuk memastikan fungsi dan periodisasinya tetap memerlukan kajian lebih lanjut dari pihak yang berwenang," imbuhnya.

Baca juga: Pemkab Trenggalek Komitmen Genjot PAD Lewat Pengembangan Wisata Populer Baru

Selain struktur bata, tim juga menemukan indikasi saluran air buatan yang menghubungkan beberapa bagian bangunan di lokasi tersebut. Pemerintah Kabupaten Trenggalek berharap hasil identifikasi dan kajian lanjutan dapat memperkaya data sejarah daerah sekaligus menjadi dasar upaya pelestarian situs budaya yang memiliki nilai penting bagi pendidikan, penelitian, dan pengembangan wisata sejarah. tr-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru