SurabayaPagi, Surabaya – Universitas Airlangga (Unair) akhirnya memberikan klarifikasi terkait polemik pengelolaan dana yang melibatkan Airlangga University Bidikmisi Organization (AUBMO). Kampus mengakui adanya persoalan dalam tata kelola keuangan organisasi mahasiswa tersebut.
Ketua Pusat Humas dan Protokol (PHMP) Unair, Pulung Siswantara, menyampaikan bahwa perwakilan AUBMO telah dipanggil melalui Direktorat Kemahasiswaan untuk memberikan penjelasan atas isu yang berkembang di publik.
Dari hasil klarifikasi awal, ditemukan sejumlah persoalan yang berkaitan dengan aspek administrasi dan pengelolaan keuangan organisasi. Salah satu temuan utama adalah penggunaan rekening pribadi dalam pengelolaan dana kegiatan.
“Berdasarkan klarifikasi awal, permasalahan lebih mengarah pada aspek administrasi dan tata kelola keuangan organisasi, khususnya terkait penggunaan rekening pribadi,” ujar Pulung, Selasa (16/6/2026).
Ia menjelaskan, pengumpulan dana oleh organisasi dilakukan dengan sepengetahuan pihak terkait. Namun, pada saat pelaksanaannya tidak terdapat kewajiban pelaporan khusus sebagaimana yang dipersepsikan sebagian pihak.
Baca juga: UNAIR dan Kemlu RI Dorong Kolaborasi Global Hadapi Krisis Iklim
Meski demikian, Unair menegaskan pentingnya penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap aktivitas organisasi kemahasiswaan, terutama dalam pengelolaan keuangan.
Saat ini, AUBMO bersama Direktorat Kemahasiswaan tengah melakukan pembenahan administrasi secara menyeluruh. Langkah tersebut mencakup penataan mekanisme pengelolaan keuangan hingga penggunaan rekening organisasi yang sesuai ketentuan.
“Organisasi bersama Direktorat Kemahasiswaan berkomitmen melakukan pembenahan, termasuk penataan sistem keuangan agar lebih tertib dan sesuai aturan,” jelasnya.
Baca juga: Satukan Kenangan Bangun Masa Depan, Reuni Akbar FH Unair 2026 Perkuat Ikatan Alumni dan Almamater
Terkait kewajiban yang masih harus diselesaikan, Pulung menyebut prosesnya akan ditempuh melalui mekanisme internal organisasi secara bertahap sesuai kesepakatan bersama.
Unair juga memastikan akan melakukan pendampingan, monitoring, dan evaluasi secara berkelanjutan guna memastikan proses pembenahan berjalan optimal sekaligus menjadi momentum perbaikan tata kelola organisasi mahasiswa.Selain itu, pengawasan terhadap seluruh organisasi kemahasiswaan di lingkungan kampus akan diperketat untuk mencegah terulangnya kasus serupa.“Kami akan terus melakukan evaluasi dan pengawasan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” pungkas Pulung.
Editor : Redaksi