Kendalikan Harga Bahan Pokok, Pemkab Sumenep Luncurkan Warung Inflasi

surabayapagi.com
Ilustrasi. Kegiatan gerakan pangan murah oleh Pemkab Sumenep dalam rangka menekan kenaikan harga bahan pokok. SP/ SMP

SURABAYAPAGI.com, Sumenep - Sebagai upaya untuk mengendalikan harga bahan pokok, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep, Jawa Timur, meluncurkan Warung Inflasi, sekaligus untuk memperkuat kerja sama antardaerah untuk menjaga pasokan komoditas tertentu, seperti cabai dan bahan pangan strategis lainnya.

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Pemkab Sumenep Dadang Dedy Iskandar menjelaskan jika nantinya, Warung Inflasi ditempatkan di Pasar Anom Sumenep dan bekerja sama dengan sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), Perusahaan Daerah (PD) Sumekar sebagai penyedia berbagai komoditas strategis dengan harga yang terjangkau bagi masyarakat.

Baca juga: Bupati Sumenep : Warnai Hari Santri dan Hari Jadi ke-757 Sumenep Dengan 111.111 Kali Al-Waqi'ah

""Warung Inflasi ini merupakan strategi jangka panjang untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di daerah. Warung ini mulai beroperasi sejak kemarin, sedangkan peluncuran resmi akan dilakukan kemudian, setelah semua bahan pokok yang menjadi kebutuhan masyarakat tersedia," jelasnya, Rabu (17/06/2026).

Baca juga: Pemkab Sumenep Siapkan Dana Cadangan Pilkada 2029 Rp75 Miliar

Sehingga, di tengah kondisi inflasi yang masih berada di kisaran 5 persen, masyarakat diminta untuk tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kenaikan harga di pasaran. Ia juga mengajak masyarakat berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan agar stabilitas harga tetap terjaga.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak panik. Pemerintah memastikan stok dan distribusi kebutuhan pokok tetap tersedia dan aman," katanya.

Baca juga: Bupati Sumenep Dapat Apresiasi Kementan RI, Proyek UPLAND Bawang Merah Jadi Percontohan Nasional

Selain meluncurkan Warung Inflasi, upaya lain yang juga dilakukan Pemkab Sumenep dengan melakukan Gerakan Pangan Murah dan bantuan pangan kepada warga miskin dan kurang mampu di wilayah itu. "Untuk bantuan pangan dan Gerakan Pangan Murah ini, kami bekerja sama dengan Perum Bulog Madura," katanya. sm-02/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru