SURABAYAPAGI.com, Malang - Sebagai upaya menciptakan iklim usaha pariwisata yang sehat dan tertib melalui penguatan penegakan regulasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus berkomitmen untuk memperkuat sinergi antar organisasi perangkat daerah dalam melakukan pembinaan hingga penegakan hukum terhadap pelaku usaha pariwisata.
Pasalnya, sektor pariwisata memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun demikian, perkembangan investasi dan usaha di bidang tersebut harus tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku, yang diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Kepariwisataan dan Penguatan Kolaborasi Lintas Perangkat Daerah yang digelar oleh Satpol PP Kota Malang.
Baca juga: Fasilitasi Psikologi Klinis Gratis, Pemkot Malang Percepat Layanan di Puskesmas
“Investasi sangat penting untuk mendukung pembangunan dan meningkatkan pendapatan daerah. Tetapi seluruh pelaku usaha juga harus memenuhi persyaratan dan legalitas yang ditetapkan agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” ujar Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, Selasa (23/06/2026).
Baca juga: Tekan Biaya Operasional Kenaikan BBM, Pemkot Malang Pertimbangkan Pakai EV untuk Kendaraan Dinas
Lebih lanjut, menurut Wahyu, upaya tersebut juga sejalan dengan strategi Pemkot Malang dalam mendorong pertumbuhan ekonomi melalui program 1.000 event dan pengembangan sport tourism. Sehingga, melalui KOLAK MANIS, Pemkot Malang berharap tercipta mekanisme penegakan perda yang lebih efektif dengan dukungan koordinasi lintas sektor.
Baca juga: Pemkot Malang Salurkan Beasiswa Bagi 551 Pelajar dan Mahasiswa Tak Mampu
Program ini sekaligus diharapkan mampu memperkuat dasar teknis dalam setiap langkah pembinaan maupun penertiban sehingga dapat meminimalkan potensi sengketa hukum dan meningkatkan kepatuhan pelaku usaha. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci dalam menjaga kualitas serta citra positif pariwisata Kota Malang. Dengan langkah tersebut, Pemkot Malang berharap tata kelola sektor pariwisata semakin profesional, transparan, dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan. ml-02/dsy
Editor : Redaksi