Lewat Edukasi Ergonomi bagi Awak Sarana, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan Kerja

surabayapagi.com

SURABAYAPAGI.com, Blitar - KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Keselamatan Kerja melalui Edukasi Ergonomi bagi Awak Saran, untuk itu  PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun terus memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dengan menyelenggarakan edukasi mengenai posisi duduk ergonomis bagi operator kereta api.

Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini menghadirkan dr. Handrianto, Sp.OK, Dokter Spesialis Okupasi RS Toeloengredjo HVA Kediri, sebagai narasumber. Materi yang disampaikan meliputi pentingnya penerapan ergonomi dalam lingkungan kerja, anatomi posisi duduk, dampak kesehatan akibat postur yang tidak ergonomis, hingga penerapan posisi duduk yang benar di kabin lokomotif.

Baca juga: Bahayakan Perjalanan KA, KAI Daop 7 Imbau Masyarakat Tidak Bakar Sampah Dekat Jalur Rel

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa kesehatan awak sarana merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api.

"Keselamatan perjalanan kereta api tidak hanya ditentukan oleh keandalan sarana dan prasarana, tetapi juga oleh kondisi fisik serta kebugaran petugas. Melalui edukasi ergonomi ini, kami ingin membangun kesadaran bahwa postur kerja yang benar dapat mengurangi risiko kelelahan dan cedera akibat kerja sehingga petugas tetap fokus dalam menjalankan tugasnya," ujar Tohari.

Baca juga: KAI Daop 7 Madiun Pastikan Jalur Aman dan Operasional Normal Pasca-Gempa Pacitan

Dalam paparannya, dr. Handrianto, Sp.OK menjelaskan bahwa penerapan ergonomi yang tepat mampu mengurangi risiko gangguan otot dan tulang (musculoskeletal disorders), meningkatkan kenyamanan bekerja, menjaga fokus, serta mendukung produktivitas. Peserta juga dibekali cara mengatur posisi duduk yang benar, mulai dari pengaturan tinggi kursi, sandaran punggung, posisi lengan, pijakan kaki, hingga pentingnya melakukan peregangan secara berkala selama bertugas.

Selain itu, materi juga mengulas tantangan ergonomi yang dihadapi masinis, seperti paparan getaran kabin lokomotif, ruang kerja yang terbatas, serta durasi duduk yang panjang. Oleh karena itu, penerapan posisi duduk ergonomis, pengaturan fasilitas kerja, serta kebiasaan melakukan peregangan menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan awak sarana sekaligus mendukung keselamatan operasional kereta api.

Baca juga: Peringati HLUN 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Lansia PC Muslimat NU Kota Kediri Nikmati Bepergian dengan Kereta Api

Tohari menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan KAI Daop 7 Madiun dalam meningkatkan kompetensi sekaligus menjaga kesehatan pekerja.

"Awak sarana yang sehat, bugar, dan bekerja dengan postur yang ergonomis akan mampu memberikan performa terbaiknya. Hal ini menjadi salah satu upaya nyata KAI Daop 7 Madiun dalam menghadirkan perjalanan kereta api yang semakin aman, selamat, dan andal bagi seluruh pelanggan," Pungkas Tohari dalam relis tertulisnya sore ini. les

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru