Utamakan Solusi Adil Semua Pihak, Pemkab Lumajang Akan Tata PKL Berbasis Data 

author surabayapagi.com

share news
share news

URL berhasil dicopy

share news
Sejumlah lapak pedagang kaki lima di alun-alun Lumajang. SP/Foto:Diskominfo Lumajang
Sejumlah lapak pedagang kaki lima di alun-alun Lumajang. SP/Foto:Diskominfo Lumajang

i

SURABAYAPAGI.com, Lumajang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang, akan menata Pedagang Kaki Lima (PKL) dengan mengedepankan pendekatan berbasis data yang mengutamakan solusi adil agar bisa diterima semua pihak yang diharapkan mampu menjawab kebutuhan pelaku usaha, sekaligus menjaga ketertiban ruang publik.

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengungkap, jika pendataan menjadi tahapan penting untuk memahami kondisi riil para pedagang sebelum pemerintah menyusun konsep penataan. "Sebelum menetapkan kebijakan, pemerintah memulai dengan pendataan menyeluruh, guna memastikan setiap langkah penataan dilakukan secara adil, tepat sasaran, dan tetap memperhatikan keberlangsungan usaha masyarakat," ujarnya, Kamis (23/07/2026).

"Kami ingin menghadirkan solusi terbaik. Di satu sisi masyarakat membutuhkan ruang untuk mencari nafkah, tetapi di sisi lain ketertiban dan keselamatan pengguna jalan juga harus menjadi perhatian, sehingga pendataan menjadi dasar agar kebijakan yang diambil benar-benar tepat sasaran," imbuhnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengkaji penyediaan zonasi atau lokasi khusus bagi PKL sebagai bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang tertib tanpa menghambat aktivitas ekonomi masyarakat, sehingga dengan penataan yang terencana, pemerintah ingin memastikan pelaku usaha tetap memiliki ruang untuk mencari nafkah, sementara fungsi jalan dan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga, dengan meminta Satpol PP melaksanakan pendataan secara cermat agar seluruh informasi yang diperoleh dapat menjadi dasar pengambilan keputusan yang objektif.

"Penyusunan zonasi akan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari karakter kawasan, aktivitas masyarakat, hingga kebutuhan para pedagang, sehingga pemerintah berharap dapat menciptakan kawasan usaha yang lebih nyaman, sekaligus mengurangi potensi gangguan terhadap lalu lintas dan ruang publik," ujarnya. 

Pihaknya berharap aktivitas perdagangan sektor informal dapat berkembang secara lebih tertib dan berkelanjutan, sehingga diharapkan tercipta ruang publik yang aman, mendukung kelancaran lalu lintas, sekaligus menjaga denyut ekonomi masyarakat. lj-02/dsy

Berita Terbaru

Siap-Siap Pilih Wabup Baru, DPRD Ponorogo Mulai Susun Regulasi

Siap-Siap Pilih Wabup Baru, DPRD Ponorogo Mulai Susun Regulasi

Kamis, 23 Jul 2026 13:03 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:03 WIB

SURABAYA PAGI, Ponorogo– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ponorogo mulai pasang kuda-kuda menghadapi potensi kekosongan jabatan Wakil Bupati. L…

Musim Kemarau, Puluhan Warga di Jombang Meninggal Dunia Akibat Pneumonia

Musim Kemarau, Puluhan Warga di Jombang Meninggal Dunia Akibat Pneumonia

Kamis, 23 Jul 2026 13:02 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:02 WIB

SURABAYAPAGI.com, Jombang - Selama musim kemarau sebanyak 52 warga di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, meninggal dunia akibat pneumonia dalam enam setengah bulan…

Viral di Medsos Pelajar di Sidoarjo Terpapar HIV Capai 522 Orang, Dinkes: Tidak Sesuai Data Resmi

Viral di Medsos Pelajar di Sidoarjo Terpapar HIV Capai 522 Orang, Dinkes: Tidak Sesuai Data Resmi

Kamis, 23 Jul 2026 13:00 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 13:00 WIB

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Menindaklanjuti viralnya informasi yang beredar di media sosial yang menyebut jumlah pelajar di Sidoarjo yang terpapar HIV/AIDS…

Program Studi Teknologi Pendidikan UNESA Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat

Program Studi Teknologi Pendidikan UNESA Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat

Kamis, 23 Jul 2026 12:55 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 12:55 WIB

Melalui Pelatihan Artificial Intelligence bagi Guru Yayasan Barunawati Surabaya…

Lewat Program ‘Si Ratu’, Pemkab Madiun luncurkan Operasional Mobil Rontgen Keliling

Lewat Program ‘Si Ratu’, Pemkab Madiun luncurkan Operasional Mobil Rontgen Keliling

Kamis, 23 Jul 2026 11:54 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:54 WIB

SURABAYAPAGI.com, Madiun - Sebagai upaya mencegah penularan dan mempercepat target eliminasi penyakit tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030, Pemerintah Kabupaten…

Hadapi Ancaman Zoonosis, Pemkot Surabaya Perkuat Sistem Surveilans dan Komunikasi

Hadapi Ancaman Zoonosis, Pemkot Surabaya Perkuat Sistem Surveilans dan Komunikasi

Kamis, 23 Jul 2026 11:41 WIB

Kamis, 23 Jul 2026 11:41 WIB

SURABAYAPAGI.com, Surabaya - Guna menghadapi potensi wabah ancaman penyakit zoonosis, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat kesiapsiagaan melalui…