SURABAYA PAGI.COM, Mojokerto - Demam Piala Dunia 2026 mulai terasa. Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari ngaku menjagokan Timnas Argentina kembali menjuarai Piala Dunia 2026.
Baca juga: Majapahit Run 2026 Pecah!, Ribuan Pelari Birukan Alun-Alun Kota Mojokerto
Baginya, kekuatan skuad albiceleste yang punya pemain-pemain kelas dunia menjadikan mereka favorit utama.
"Argentina bakalan back to back juara Piala Dunia 2026. Mereka tampil konsisten tak terkalahkan (unbeaten) dan kini terbukti terus melaju ke babak 16 besar," ujar Ning Ita sapaan akrab Wali Kota, Minggu (5/7/2026).
Argentina punya Lionel Messi yang menyandang status GOAT (Greatest Of All Time). Keberadaan sang kapten dengan rekor tak tertandingi di dunia sepak bola diyakininya akan menjadi motor permainan Argentina di Piala Dunia 2026.
Selain itu ada pemain-pemain elite Eropa seperti Emiliano Martinez, Cristian Romero, Nicolas Otamendi, Rodrigo de Paul, Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, hingga Lautaro Martinez tetap menjadi bagian penting tim.
Baca juga: Kota Mojokerto Raih Juara II Lomba Kelurahan Tingkat Provinsi Jawa Timur
"Messi itu kecil-kecil cabe rawit, lincah menggiring bola dan jago bikin gol. Makanya gak heran kalau banyak fansnya, termasuk saya," selorohnya.
Menurutnya, faktor kekompakan tim akan menjadi penentu perjalanan Argentina di turnamen empat tahunan tersebut.
"Kerja sama solid yang dimiliki Argentina saat ini akan menjadi kunci utama Argentina kembali mengangkat trofi Piala Dunia 2026," ujarnya.
Baca juga: Wali Kota Mojokerto Ning Ita Buka City Expo APEKSI 2026 Medan
Terakhir, sebagai Wali Kota Mojokerto, Ning Ita juga mengingatkan ASN Pemkot Mojokerto untuk tetap menjaga integritas dan profesionalisme ditengah euforia Piala Dunia. Status sebagai pelayan masyarakat tetap menjadi prioritas utama.
“Dengan adanya Piala Dunia tahun 2026 ini, saya minta seluruh ASN harus tetap bekerja dengan baik, tetap semangat dan yang paling penting adalah tetap bekerja tanpa mengurangi tugas serta tanggung jawab utama kita sebagai abdi negara,” pungkasnya. dwi
Editor : Redaksi