SURABAYAPAGI.com, Banyuwangi - Melalui program Clean Rivers yang mendapat dukungan pendanaan dari Uni Emirat Arab (UEA), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mulai merealisasikan pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) di Kelurahan Kertosari, Kecamatan Banyuwangi yang diproyeksikan menjadi salah satu solusi pengelolaan sampah di kawasan perkotaan.
Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani mengungkap jika TPS3R Kertosari ini menempati lahan seluas 1,5 hektare dengan kapasitas lebih dari 50 ton sampah setiap harinya. Selain itu juga akan diproyeksikan melayani 56 desa dan kelurahan yang ada di kawasan Banyuwangi Kota.
Baca juga: Bebas Masalah Sampah, Pemkot Madiun Siap Cairkan Dana Operasional per RT Rp10 Juta
Nantinya, sampah-sampah yang telah dipilah dari rumah tangga di kawasan perkotaan akan dibawa ke TPS3R ini untuk diolah. Dengan demikian, keberadaannya bakal mengurangi total sampah yang harus dibuang ke tempat pembuangan akhir.
Baca juga: Perkuat Layanan Kesehatan, Pemkab Banyuwangi Hadirkan 19 PNS Tenaga Kesehatan
“Untuk pembangunannya ditargetkan akan selesai pembangunannya sepuluh bulan. Dan TPS3R Kertosari ini diharapkan dapat membantu mengatasi permasalahan sampah yang ada di kota. Karena kota ini memiliki kepadatan penduduk yang tinggi, maka pengelolaan sampah memang harus ditangani secara khusus,” ujarnya, Senin (06/07/2026).
Baca juga: Lewat Program Inklusif, Pemkab Banyuwangi Komitmen Penuhi Hak Dasar Warga
Sehingga keberadaan TPS3R Kertosari akan berjalan maksimal. Ipuk bersyukur program pengelolaan sampah mendapat dukungan dari berbagai pihak dan negara. Dan diketahui, selain UEA pengolahan sampah di berbagai lokasi di Banyuwangi juga didukung oleh Norwegia dan korporasi asal Austria. by-01/dsy
Editor : Redaksi