SURABAYAPAGI.com, Probolinggo - Sebagai upaya meningkatkan produksi cabai berkualitas, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo melalui Dinas Pertanian (Diperta) setempat tengah menerapkan teknologi pertanian modern dengan membangun ‘Screen house modern’
Diketahui, pembangunan screen house modern merupakan salah satu strategi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo dalam meningkatkan produktivitas komoditas hortikultura melalui penerapan teknologi pertanian modern dan mampu menciptakan kondisi lingkungan tumbuh lebih optimal, sehingga tanaman cabai dapat berkembang lebih baik dengan produktivitas maupun kualitas hasil panen dapat meningkat.
“Fasilitas screen house modern dirancang untuk menciptakan lingkungan budi daya yang lebih terkendali, sehingga tanaman cabai terlindungi dari cuaca ekstrem, serangan hama dan penyakit yang selama ini menjadi salah satu penyebab menurunnya hasil produksi,” jelas Kepala Bidang Prasarana dan Perizinan Pertanian Dinas Pertanian (Diperta) Kabupaten Probolinggo Falentina Ekawati Dyah Puspitasari, Minggu (12/07/2026).
Sehingga, dengan adanya keberadaan screen house juga akan mendukung penerapan Good Agricultural Practices (GAP) melalui penggunaan air, pupuk dan pestisida yang lebih efisien serta ramah lingkungan. Teknologi tersebut diharapkan mampu mengurangi kehilangan hasil akibat faktor iklim maupun organisme pengganggu tanaman.
“Melalui pembangunan screen house modern, kami berharap produksi cabai dapat berlangsung lebih stabil sepanjang tahun. Dampaknya tidak hanya meningkatkan pendapatan petani, tetapi juga membantu menjaga ketersediaan pasokan cabai sehingga dapat mendukung pengendalian inflasi daerah,” katanya lagi.
Diketahui berdasarkan data yang pernah dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Probolinggo mencatatkan produksi cabai rawit sebanyak 354.006 ton pada tahun 2022, bahkan produksi cabai rawit di Probolinggo sempat mengalami kejayaan pada tahun 2021 sebesar 649.266 kuintal dan masuk peringkat 2 daerah penghasil cabai merah terbanyak se-Jatim. pr-01/dsy
Editor : Redaksi