Guna Atasi Masalah Banjir, Pemkab Percepat Peninggian Jalan Raya Bluru Kidul

surabayapagi.com
Bupati Sidoarjo Subandi (tengah) meninjau lokasi proyek peninggian Jalan Raya Bluru Kidul, di Kecamatan Sidoarjo, Sidoarjo. SP/Foto:Kominfo Sidoarjo

SURABAYAPAGI.com, Sidoarjo - Sebagai upaya mengatasi banjir, memperlancar akses menuju pusat pelayanan publik, sekaligus meningkatkan kualitas infrastruktur daerah, saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo mempercepat peninggian Jalan Raya Bluru Kidul, di Kecamatan Sidoarjo, dengan mengalihkan sebagian alokasi anggaran dari penanganan jalan di Kecamatan Sedati agar proyek tersebut dapat segera dilaksanakan mengingat urgensi penanganan banjir di kawasan sekitar.

"Peninggian Jalan Bluru Kidul ini menjadi prioritas karena kawasan tersebut kerap tergenang saat musim hujan sehingga mengganggu aktivitas masyarakat menuju pusat pelayanan publik," ujar Bupati Sidoarjo Subandi saat meninjau lokasi proyek di Sidoarjo, Selasa (14/07/2026).

Baca juga: Lindungi Data dan Layanan Publik, Pemkab Sidoarjo Perkuat Keamanan Siber

Lebih lanjut, menurutnya adanya peningkatan jalan tidak hanya dilakukan melalui pembangunan badan jalan, tetapi juga disertai pembenahan sistem drainase agar aliran air menuju saluran pembuangan akhir dapat berfungsi secara optimal. Ruas jalan tersebut juga diperlebar menjadi 11 meter dengan beton selebar enam meter serta dilengkapi bahu jalan dan trotoar di kedua sisi untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.

Baca juga: Bupati Sidoarjo Ajak Masyarakat Jadi Garda Terdepan Lawan Narkoba

Oleh karenanya, Pemkab Sidoarjo juga menyusun Detail Engineering Design (DED) sistem pembuangan air menuju sungai, termasuk mengkaji pembangunan tanggul sebagai langkah antisipasi terhadap banjir rob. Selain pembangunan fisik, pemerintah daerah akan menata kawasan dengan mengembalikan fungsi badan dan bahu jalan sebagai ruang lalu lintas serta mendata bangunan yang berada di ruang milik jalan melalui pendekatan persuasif bersama pemerintah desa dan pengurus lingkungan.

Baca juga: Perkuat Identitas Budaya Lokal, Pemkab Wajibkan ASN Kenakan Batik Khas Sidoarjo

Dan diketahui, untuk seluruh pekerjaan ditargetkan rampung pada Desember 2026 dengan harapan mampu mengurangi genangan, memperlancar mobilitas masyarakat, serta meningkatkan pelayanan publik di wilayah tersebut, sehingga juga dapat menghadirkan manfaat ekonomi sekaligus menghasilkan pekerjaan yang berkualitas. sd-01/dsy

Editor : Redaksi

Ekonomi dan Bisnis
Trending Minggu Ini
Berita Terbaru